Jejak Karya

Jejak Karya

Saturday, April 24, 2010

INACRAFT 2010 : Serasa Keliling Indonesia!!!


Jumat, 23 April 2010… Alhamdulillah, pagi ini kerjaan tidak terlalu banyak. Kebetulan, pimpinan sedang ada tugas di China sehingga pekerjaan tidak sepadat biasanya, dan yang lebih menggembirakan beberapa hari ini bisa pulang sore (kesempatan langka nih!). Biasanya kalau pulang dari kantor yang menemani bulan dan bintang, tapi beberapa hari ini ditemani bagaskara senja yang luar biasa indahnya… (I luph sunset very much!!!). Apalagi ketika melihat semburat jingga itu memantulkan cahaya di puncak MONAS sehingga emasnya makin berkilauan… Subhanallah…
Oh ya, kembali ke kisah hari ini. Pada waktu istirahat siang, saat yang pria melaksanakan sholat Jumat, saya bersama tiga rekan saya memanfaatkan momentum itu dengan mengunjungi INACRAFT 2010 di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan.
Sampai di sana… wow!!! Luar biasa! Beragam kerajinan tangan dari berbagai wilayah Indonesia dipamerkan. Jadi serasa keliling Indonesia!!! Solo juga ikutan lho!!! Sederet stand dari Solo meramaikannya dengan menawarkan kreasi batik-batiknya yang sangat indah. Pameran yang digelar tanggal 21-25 April 2010 itu memang menyedot banyak perhatian. Banyak sekali orang asing yang bertandang untuk membeli beragam hasil kerajinan Indonesia. Sip lah!!! Oh ya, tiket masuk ke INACRAFT 2010 ini hanya 10.000 rupiah, kalau berusia di bawah lima tahun atau di atas 68 tahun GRATIS!!! :D.
Setiap stand mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Salah satu stand yang sangat menarik bagi saya adalah stand LUMINTU. Lumintu merupakan sebuah home industry yang bergerak dalam pembuatan tas unik dari tube bekas pasta gigi. Lumintu singkatan dari “Lumayan Itung-itung Nunggu Tutup Umur”. Namanya unik ya??? Nama tersebut diambil karena pembuat kerajinan ini adalah ibu-ibu lanjut usia. Awalnya, mereka adalah perajin anyaman pandan. Akan tetapi, bahan baku pandan sudah semakin menipis, sehingga mereka banyak yang kehilangan pekerjaan. Oleh karena itu, Pak Slamet Riyadi (58 tahun), sebagai pendiri LUMINTU, berinisiatif untuk membuat kerajinan anyaman dari tube bekas pasta gigi. Wow, hasilnya sangat cantik sekali!!! Sebuah gagasan inspiratif untuk tetap produktif di usia senja. KEREN ya!!!
***
Hmm… by the way… Bagaimana dengan peran Kementerian Perdagangan dalam INACRAFT 2010 ini?? Berikut reportasenya… (diambil dari www.depdag.go.id)
***
INACRAFT 2010 : From The Smart Village to The Global Market
Meningkatkan Rasa Bangga dan Cinta Terhadap Produk Dalam Negeri

Jakarta, 21 April 2010 - Kementerian Perdagangan kembali berpartisipasi pada penyelenggaraan ke-12 pameran produk kerajinan terbesar dan terlengkap di Indonesia, Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2010. Pameran dengan tema “From The Smart Village to The Global Market” ini berlangsung pada tanggal 21-25 April 2010 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC).
Pada keikutsertaannya tahun ini, Kementerian Perdagangan menggelar Paviliun Kementerian Perdagangan di Hall Ekspor dengan mengikutsertakan 26 peserta yang menampilkan produk interior, fesyen dan perhiasan yang berkualitas ekspor. Selain itu, peran Kementerian Perdagangan dalam mendukung kesuksesan INACRAFT 2010 diwujudkan dalam penjaringan buyers di luar negeri melalui keberadaan 19 kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) dan 25 Atase Perdagangan sebagai ujung tombak perwakilan Kementerian Perdagangan di luar negeri, disamping peran serta para kantor Perwakilan RI di seluruh dunia.
Bertepatan dengan Hari Kartini, hari ini INACRAFT 2010 secara resmi dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dari Istana Kepresidenan Tampak Siring, Bali melalui video conference yang tersambung dengan Assembly Hall I JCC, tempat dimana acara pembukaan diselenggarakan. Pameran INACRAFT merupakan wujud kerja keras dan kesungguhan pihak penyelenggara bersama para perajin, pengusaha, eksportir serta para UKM kelompok kerajinan. Melalui pameran ini, diharapkan dapat lebih mengangkat produk kerajinan sehingga mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Sangat diharapkan juga semangat Kartini dapat memberi inspirasi kepada bangsa Indonesia untuk bekerja lebih keras dalam mencapai cita-cita bersama. Semangat dan tauladan R.A Kartini lebih dari satu abad yang lalu masih relevan, apalagi para perajin di Indonesia masih kebanyakan kaum perempuan. Kerajinan merupakan salah satu dari 14 subsektor industri kreatif, memberikan sumbangan yang cukup signifikan terhadap PDB industri kreatif, rata-rata sebesar 25% selama tahun 2002-2008.
Melalui pameran INACRAFT 2010, diharapkan menjadi ajang membangun jejaring kerjasama usaha dalam mengembangkan potensi dan peluang produk kerajinan Indonesia di pasar dunia. Selain itu, INACRAFT 2010 merupakan salah satu wadah yang tepat untuk menggalakkan kampanye “Aku Cinta Indonesia”, sebagaimana peluncuran program kampanye tersebut dilakukan pada acara pembukaan INACRAFT tahun lalu oleh Presiden RI. Pada pameran ini produk-produk kreatif dari berbagai daerah di Indonesia ditampilkan, yang semuanya merupakan 100% hasil karya anak bangsa. Pameran INACRAFT menjadi momen tepat untuk meningkatkan kecintaan terhadap produk dalam negeri serta untuk meningkatkan dan memposisikan produk Indonesia di jajaran produk-produk unggulan dunia baik di dalam negeri maupun di luar.
Pameran INACRAFT 2010 diselenggarakan oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerjasama dengan PT. Mediatama Binakreasi. Selain diiikuti oleh peserta dari dalam negeri, INACRAFT 2010 diikuti pula oleh peserta luar negeri dari 6 (enam) negara, yaitu Jepang, Malaysia, Tunisia, India, Pakistan, dan Korea Selatan.
Dari tahun ke tahun, penyelenggaraan Pameran INACRAFT terus menunjukkan peningkatan penjualan ritel dan kontrak dagang. Penjualan ritel INACRAFT 2009 mencapai nilai Rp 85,017miliar, meningkat sebesar 12,55% dibanding tahun 2008 yaitu sebesar Rp 75,54 miliar. Selain itu, kontrak dagang dengan buyers mancanegarapun terus mengalami kenaikan. Pada INACRAFT 2009 nilai kontrak dagang yang berhasil diperoleh sebesar US$ 7,548 juta atau meningkat 6,01% dari kontrak dagang 2008 sebesar US$ 7,12 juta.
Kemajuan ini terjadi karena adanya kesadaran dan tekad yang kuat dari pengusaha kerajinan Indonesia, termasuk produsen dan eksportir untuk terus meningkatkan usahanya. Jalinan hubungan kerja yang sinergis antara perusahaan besar seperti BUMN dan BUMD dengan perusahaan mitra binaannya yang terdiri dari para UKM produk kerajinan juga mendorong mereka untuk ikut berpartisipasi dalam Pameran INACRAFT. Dengan demikian, peluang para UKM produk kerajinan dalam memperluas jangkauan pemasarannya akan menjadi lebih besar dan memperkokoh posisi UKM sebagai salah satu penyangga kekuatan ekonomi nasional.
Diharapkan para perajin, pengusaha, eksportir serta para UKM kelompok kerajinan agar terus berupaya mengembangkan daya kreativitasnya yang lebih inovatif dengan mengeksplorasi berbagai kekayaan alam dan budaya Indonesia, sehingga akan menghasilkan suatu karya yang memiliki mutu terbaik dengan tidak meninggalkan ciri khas dan warisan budaya Indonesia, yang pada gilirannya akan meningkatkan nilai tambah dan daya saing menuju pasar internasional, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya.
***
Maju Terus INDONESIA!!!
HARAPAN ITU SELALU ADA!!!

Jakarta, 240410_03:19
Aisya Avicenna

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.


Salam,


Keisya Avicenna