Jejak Karya

Jejak Karya

Sunday, November 17, 2013

Muslimah Shalihah Kaya Prestasi

Sunday, November 17, 2013 0 Comments
Muslimah Shalihah Kaya Prestasi
Oleh : Aisya Avicenna

Muslimah itu istimewa. Muslimah shalihah yang kaya prestasi?SubhanallahWow! itu jauh lebih istimewa. Setiap muslimah pasti menginginkan dirinya berprestasi, menjadi muslimah unggul di setiap lini dalam berbagai peran di ranah kehidupannya. Prestasi semata-mata tidak identik dengan nilai 100 dalam ujian atau raihan cumlaude dalam kelulusan.
Shalihah adalah sebuah identitas yang lahir dari karakter diri. Karakter diri merupakan buah keimanan yang mengakar kuat di dalam hati. Seperti yang dikatakan Abu Bakar radhiallahu ‘anhu, iman adalah apa yang terhujam kuat dalam hatimu dan kamu buktikan dengan perbuatan.
Keistimewaan Muslimah Shalihah
Dunia adalah perhiasan. Metafor ini disebutkan secara jelas di dalam Al-Qur’an. Dunia diibaratkan bertabur keindahan. Kita sangat suka menikmatinya dan menjadi urat nadi dalam kehidupan kita. Kompetisi detik ke detik umat manusia berlangsung di dunia ini.
Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan, dan berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak. (QS. Al-Hadid : 20).
Status dunia sebagai perhiasan adalah ketetapan yang tidak bisa diubah. Namun, sifatnya yang tidak kekal juga tidak dapat ditampik. Boleh dinikmati, tapi lebih baik untuk mencari yang terbaik. Rasulullah Saw. menjelaskan bahwa perhiasan dunia yang terbaik adalah wanita. Akan tetapi, bukan sembarang wanita. Dialah wanita shalihah. Berikut beberapa keistimewaan seorang muslimah shalihah.
1.    Dialah Perhiasan Terbaik
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah. Jika dipandang, dia akan menyenangkan. Jika diperintah, dia akan menaatinya. Jika suami tidak ada di rumah, dia akan memelihara diri dan hartanya” (HR. Al-Hakim).
2.    Kedudukannya Sejajar dengan Syukur dan Dzikir
“.... Maka, andaikan kami tahu harta apa yang terbaik kemudian kami mengambilnya. Maka, Rasulullah Saw bersabda, ‘Lisan yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri yang beriman dan menolongnya di atas keimanan. “ (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi)
3.    Milik Paling Berharga Setelah Taqwa
“Setelah taqwa kepada Allah, tidak ada yang bermanfaat bagi seorang mukmin yang lebih baik daripada seorang istri yang shalihah.” (HR. Ibnu Majah)
4.    Salah Satu Sumber Kebahagiaan
“Di antara kebahagiaan anak Adam adalah wanita yang shalihah, rumah yang baik, dan kendaraan yang baik.” (HR. Ahmad, HR. Ath-Thabrani, HR. Al-Bazar, HR. Al-Hakim)
5.    Hadirnya Bernilai Separuh Agama
“Barangsiapa yang diberi rizki (istri) oleh Allah, seorang wanita yang shalihah, sesungguhnya Allah telah menolongnya memperoleh separuh kesempurnaan agamanya. Kemudian, dia hendaknya bertaqwa kepada Allah terhadap separuh sisanya.” (HR. Ath-Thabrani dan HR. Al-Hakim)
      
A-Z Karakter Muslimah Shalihah Kaya Prestasi
Untuk menjadi muslimah shalihah yang kaya akan prestasi, ada 26 karakter yang sebaiknya dimiliki. Ke-26 karakter tersebut akan dijelaskan sebagai berikut.
[A] : Antusias. Antusias atau semangat mutlak dimiliki untuk menggapai sebuah prestasi. Antusiasme membuat kita terus bangkit dan tidak mudah menyerah kalah terhadap masa-masa sulit. Saat kita sedang mengejar cita-cita, dengan memiliki tekad yang kuat, kita akan jauh lebih cepat dalam merealisasikan cita-cita tersebut.
[B] : Berani. Mau berprestasi kok takut gagal? Apa kata dunia? Beranilah bermimpi, berani pula mewujudkannya. Keberanian akan menjadi bahan bakar dahsyat bagi muslimah hebat.
[C] : Ceria. Muslimah kok hobinya cemberut? Rezeki jadi pada kabur tuh! Tersenyumlah, ceriakan hari-harimu! Berbahagialah dalam meraih prestasi. Jangan menunggu tercapai prestasi dulu baru berbahagia.
[D] : Disiplin. Disiplin terhadap diri sendiri, disiplin terhadap waktu, disiplin terhadap setiap aktivitas yang direncanakan akan menjadi bekal hebat untuk meraih prestasi.
[E] : Empati. Prestasi sosial pun mutlak untuk diraih. Ingat ya, kita tidak sendiri hidup di dunia ini! Rasa empati pada orang lain akan membawa kita pada pencapaian prestasi sosial.
[F] : Fokus. Ketika kita fokus untuk meraih sesuatu, maka energi dan potensi yang kita keluarkan untuk meraih sesuatu itu juga akan optimal. Fokus akan membuat kita lebih terarah dalam melangkah.
[G] : Gaul. Muslimah gaul? Hmm, wajib nih! Gaulnya bukan gaul yang negatif lho! Tapi gaul dalam penampilan maupun gaul dalam dunia IPTEK. Meskipun gaul, tapi harus tetap sesuai syari’at, tidak semata-mata hanya mengikuti perkembangan zaman.
[H] : Hemat. Hemat pangkal kaya. Betul? Kaya secara finansial adalah salah indikator pencapaian prestasi. Muslimah pun harus kaya. Ingat Bunda Khadijah, dengan kekayaan yang beliau miliki, beliau memiliki kontribusi besar untuk perjuangan dakwah di zaman Rasulullah.
[I] : Inspiratif. Muslimah inspiratif adalah muslimah yang bisa memberikan teladan atau inspirasi bagi sekitarnya, baik perkataannya, penampilannya, maupun tingkah lakunya.
[J] : Jujur. Kejujuran akan berbuah prestasi yang barokah. Misal, ujian dapat 100 tapi hasil mencontek. Apa yang bisa dibanggakan? Oleh karena itu, kejujuran dalam meraih prestasi mutlak diperlukan.
[K] : Komitmen. Komitmen 100 % akan berbuah prestasi gemilang. Kalau jadi muslimah plin-plandan tidak bisa memegang komitmennya, bagaimana jadinya?
[L] : Latihan. Berlatih dan terus berlatih. Ya, karena sukses itu butuh proses. Dan setiap proses mensyaratkan kesabaran, keikhlasan, dan ketekunan untuk melewatinya. Proses itu bisa ditempuh dengan berlatih dan membekali diri dengan beragam keterampilan. Keterampilan muslimah banyak macamnya.
[M] : Magnetis. Ketika kehadirannya dinanti, dan ketidakhadirannya membuat orang lain kecewa.. Hmm, betapa luar biasanya! Menjadi muslimah berpribadi magnetis akan menjadikan dirinya diterima oleh sekitar.
[N] : Niat. Apapun aktivitasnya, setiap muslimah hendaknya menyandarkan niatnya hanya karena Allah. Meski harus berlelah-lelah dalam meraih prestasi, asal semuanya disandarkan untuk meraih ridho-Nya semata, maka kelelahan itu insya Allah akan berbuah hasil yang luar biasa. Ya, lillah akan mengalahkan lelah.
[O] : Optimis. Optimisme akan menjadi bahan bakar untuk melangkah. Kalau dalam diri muslimah tersimpan sikap optimis, insya Allah perjuangannya akan berjalan dan berakhir manis.
[P] : Percaya diri. Mau berprestasi kok minder? Apa kata dunia? Banyak lho muslimah yang tidak percaya diri. Merasa kekurangan-kekurangan yang dimiliki hanya menjadi hambatan baginya dalam meraih prestasi. Setiap muslimah, dengan segala kekurangannya, seharusnya paham akan potensinya. Potensi dirinya itulah yang harusnya dibangkitkan dengan penuh percaya diri untuk menutup kekurangannya dan menjadi muslimah berprestasi.
[Q] : Qur’ani. Generasi Qur'ani adalah generasi pilihan yang diharapkan mampu memberikan perubahan. Setiap muslimah berprestasi hendaknya dekat dengan Al-Qur'an.
[R] : Ramah. Muslimah yang ramah akan disukai banyak orang. Beda dengan muslimah yang cuek dan tidak peduli. Prestasi pun tidak akan pernah mendatangi.
[S] : Syukur. Muslimah yang pandai bersyukur adalah pribadi yang disayang Allah. Lisan, hati, dan perbuatannya senantiasa bahagia dan ridho atas segala ketentuan yang Allah berikan untuknya.
[T] : Tawadhu’. Muslimah yang sombong? Hmm, Allah tidak menyukainya! Bagaimana bisa prestasi menghampirinya jika kesombongan terbersit dalam dirinya?
[U] : Unik. Setiap manusia itu unik. Setiap muslimah pun unik. Menjadi unik itu spesial. Karena setiap keunikan akan menyajikan ciri khas yang bisa jadi akan bermanfaat untuk memaksimalkan potensi dalam berprestasi.
[V] : Visioner. Muslimah yang visioner adalah muslimah yang cerdas mengelola masa depannya. Ia memiliki impian-impian besar, strategi untuk menggapai impian itu, serta keberanian untuk melangkah dan mewujudkan impiannya.
[W] : Wibawa. Muslimah yang berwibawa artinya muslimah itu memiliki ketegasan dalam berkata dan bersikap. Ia bukanlah muslimah yang lemah, tapi ia adalah muslimah yang tangguh.
[X] : X-tra Ordinary. Menjadi muslimah luar biasa adalah impian setiap kita. Muslimah yang lain dari yang lain. Muslimah serba bisa dengan segala warna-warni potensinya, tentunya akan lebih mudah meraih prestasi daripada muslimah yang sudah puas dengan keadaannya sekarang.
[Y] : Yakin. Keyakinan akan melahirkan kemantapan hati dan langkah. Jika tidak yakin pada dirinya bahwa dirinya mampu berprestasi, jadinya gimana coba?
[Z] : Zikrul Maut
Muslimah yang cerdas adalah muslimah yang senantiasa mengingat kematian. Kematian itu pasti terjadi, tapi hadirnya begitu rahasia. Maka dari itu, mengingat usianya yang terbatas, muslimah yang cerdas akan memanfaatkan sisa hidupnya untuk meraih prestasi dan berkarya dalam kebermanfaatan

Langkah-Langkah Menjadi Muslimah Shalihah Kaya Prestasi
Berprestasi adalah hak setiap orang. Hal ini mengandung suatu konsekuensi bahwa penentu dari prestasi seseorang bukanlah orang lain, melainkan benar-benar ditentukan oleh diri sendiri. Artinya, mau berprestasi atau tidak berprestasi maka kitalah yang banyak mengambil peran. Maka dari itu, makna berprestasi tidak dapat digeneralisasikan untuk setiap orang. Mengapa? Karena setiap orang mempunyai ukuran tersendiri untuk mengatakan dirinya berprestasi. Untuk menjadi muslimah berprestasi, maka ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan.
1.        Pikirkan Apa yang Berani Kita Impikan!
Banyak muslimah ingin berprestasi, tetapi takut bermimpi, takut mempunyai cita-cita, takut menetapkan target, bahkan takut menetapkan tujuan. Apapun peranan dan posisinya, kita harus berani bermimpi meraih puncak prestasi dan kesuksesan. Ingat, “Kita adalah apa yang kita pikirkan”. 
2.        Inginkan Apa yang Berani Kita Pikirkan!
Jika kita berani berpikir bahwa kita mampu meraih puncak prestasi dan kesuksesan, kita harus benar-benar menginginkannya. Jika tidak demikian, kita tidak akan mempunyai energi yang besar untuk meraih mimpi kita. 
3.        Putuskan Apa yang Berani Kita Inginkan!
Setelah kita sungguh-sungguh menginginkan apa yang berani kita pikirkan, buatlah keputusan yang pasti untuk meraihnya. Inilah titik tolak gerak kita menuju kepada tujuan yang sudah kita pikirkan. 
4.        Rencanakan Apa yang Berani Kita Putuskan!
Jangan bertindak tanpa perencanaan, karena itu membuat kita tidak fokus. Bertindaklah sesuai dengan planning kita. Buatlah rencana sukses untuk jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang, dan mulailah saat ini juga! 
5.        Lakukan Apa yang Berani Kita Rencanakan!
Muslimah sukses adalah muslimah yang berani menjalankan rencana suksesnya secara konsisten dan komitmen pantang menyerah. Tidak ada prestasi terbaik yang bisa diraih tanpaadanya tantangan dan hambatan. Berbekal perencanaan, orang dapat melangkah dengan fokus dan berani untuk menapaki setiap anak tangga menuju puncak kesuksesan
6.        Yakini Apa yang Berani Kita Lakukan!
Muslimah yang memiliki keyakinan kuat terhadap apa yang dilakukannya, pasti lebih besar kemungkinannya untuk berhasil, daripada muslimahyang tidak memiliki keyakinan. Jika kita meyakini sepenuh hati, bahwa menjalankan pekerjaan yang kita tekuni saat ini akan mengantarkan kita kepada keberhasilan, maka kita pasti sampai ke sana. 
7.        Perjuangkan Apa yang Berani Kita Yakini!
Keyakinan saja tidak cukup! Kita harus berjuang sekuat tenaga untuk mencapai tujuan kita. Kita harus berjuang dengan berani tanpa pernah takut gagal, sampai titik darah penghabisan. Gunakan cara berpikir “serba mungkin” untuk menuju titik target yang telah kita tetapkan. 
8.        Sukseskan Apa yang Berani Kita Perjuangkan!
Jangan melangkah setengah-setengah. Jika kita meyakini dan berani berjuang dengan kesadaran kita, maka kita harus mampu menyukseskan langkah-langkah kita itu. Berusahalah untuk selalu sukses dalam setiap langkah tindakan kita, sekecil apapun itu. 
9.        Nikmati Apa Yang Berani Kita Sukseskan!
Setelah kita berhasil meraih target-target dan tujuan kita, nikmatilah hasilnya. Kalau di awal perjuangan kita berani bermimpi sukses luar biasa prima, maka kita pantas dan harus menikmati hasil perjuangan kita. Berikan reward” untuk diri kita karena keberhasilan kita. Hargai prestasi kita, sekecil apapun itu!
10.    Sadari Apa yang Berani Kita Nikmati!
Muslimah yang berprestasi memahami betul, bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. Prestasi bisa bersifat sementara dan kadang orang harus berjuang dan berjuang lagi. Prestasi sejati harus didukung oleh kepribadian dan sikap mental positif. Dan prestasi sejati juga harus ditopang oleh kehidupan spiritual (keagamaan) yang sangat kokoh. Rayakan prestasi kita dengan penuh kesadaran, jangan berlebihan. Bersyukurlah!

            Dengan memiliki karakter muslimah shalihah tersebut yang kemudian dibarengi dengan langkah-langkah untuk mewujudkannya, insya Allah prestasi akan mudah untuk diraih. Tunggu apa lagi, mari membangun karakter diri sebagai seorang muslimah shalihah kemudian totalitas dan bersungguh-sungguh dalam meraih prestasi gemilang yang menyejarah.




[PUISI] "Muharram Agung Datang Kembali"

Sunday, November 17, 2013 0 Comments
MUHARRAM AGUNG
*Keisya Avicenna

Muharram agung datang kembali…

Saat fajar bermandikan kilauan cahaya
Embun turun bagai air mata para syuhada
Kurasakan sejuk angin kasih-Nya
Berhembus syahdu, hapuskan segala dosa

Hina? Diri ini memang hina!
Noda-noda pekat telah terpahat dalam hati yang kelam
Hatiku rapuh…
Langkah kakiku pun kian menjauh
Jiwa resah dan raga tak terarah

Musibah ini, ya Rabb...
Sejatinya adalah cara Engkau menguji
Siapakah orang-orang terbaik di antara kami?
Musibah ini, ya Rabb...
Sejatinya adalah cara Engkau mencintai
Siapakah yang layak mengetuk pintu surga-Mu nanti?

Kini, para pendaki bukit tarbiyah makin melambung tinggi mengusung azzam
Mengguncangkan hati ‘tuk keluar dari masa yang kelam
Hingga kokoh, takkan gentar hadapi problematika zaman

Perlahan dan pasti, hari-hari ‘kan berlalu seiring bergulirnya sang waktu
Hari ini kita menuju satu puncak tangga yang baru
Inilah sajak yang kita ikrarkan pada halaman pertama lembaran bercahaya

Ya Allah, pada lembaran-lembaran yang kutulis untuk-Mu…
Lewat rerentet aksara lalu menjelma jalinan kata
Sungguh, inilah caraku untuk mencintai-Mu lebih banyak...
Lebih kasih…
Lebih cinta...


Muharram agung datang kembali...
Aku sadar, hijrah itu perjuangan!
Hijrah itu pengorbanan!
Segala rintang yang kau hadiahkan…
Menjadi kejutan indah untuk merengkuh bahagia yang paripurna
: mencium wangi surga

[ ]

Muharram agung datang kembali...

Saat senja mulai terlelap di pangkuan malam…
Perlahan ia luruh, diiringi rintik sang hujan yang masih menetes perlahan
Diri terpana, kala bias pelangi melukis keindahan cakrawala
Alam semesta terlukis warna yang menawan sukma
Seluruh jagad tengah menulis pada lembar terakhir catatan hariannya
Menuliskan cinta layaknya sayap yang ‘kan terbang tinggi menggapai langit bahagia

Aku berdiri di bawah gumpalan awan yang berduka
Saat mata menitikkan luka
Merenungi segala dosa-dosa

Aku khusyuk mengeja pinta
Sungguh, aku merindukan sebuah pertemuan sederhana dengan langit
Pertemuan yang mewangi Firdaus…

Ya Allah…
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkan aku diberi kesempatan?
Jika diizinkan, jadikan hamba-Mu ini memulai hari lebih khusyuk

Air mata ini…
Semoga menjadi titik balik untukku menapaki hidup lebih baik lagi
Menjalani hijrah dengan semangat karena Ilahi Rabbi
Bersama tangan-Mu yang senantiasa membimbingku pada jalan cinta abadi
Hingga Kau hadiahi aku sebuah perjumpaan agung

: menatap wajah-Mu, Rabbul Izzati!

PIDATO ANAK : "SAY NO TO KORUPSI, SAY YES TO PRESTASI"

Sunday, November 17, 2013 0 Comments
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Alhamdulillah, puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat, karunia, serta nikmat yang telah diberikan kepada kita semua. Tak lupa shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada teladan kita, Rasulullah saw.
Kepada dewan juri yang saya hormati, kepada bapak-ibu guru yang saya banggakan, serta teman-teman yang saya cintai, saya ucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya.
Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan suatu hal yang saat ini sedang ramai dibicarakan oleh banyak orang. Sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kita : KORUPSI! Dalam pidato ini, saya ingin menularkan semangat saya kepada semuanya dengan sebuah slogan : “SAY NO TO KORUPSI! SAY YES TO PRESTASI!”

 Kita semua tahu, saat ini Indonesia sedang ‘sakit’. Indonesia belum merdeka seutuhnya. Korupsi merajalela, baik dari kalangan pejabat sampai rakyat jelata dan bahkan tanpa kita sadari, korupsi pun sering terjadi di lingkungan sekolah kita.
Para hadirin yang saya hormati, ini gambar apa? (sambil menunjukkan gambar tikus sebagai lambang koruptor).
Pertanyaannya sekarang, mengapa koruptor atau orang yang melakukan korupsi itu dilambangkan dengan seekor tikus? Ada yang tahu?
Nah, tikus dan koruptor itu memiliki beberapa persamaan, diantaranya :
1.      Suka mencuri, mengambil sesuatu yang bukan miliknya tanpa izin terlebih dahulu.
2.      Sulit ditangkap. Mereka sangat gesit dan pintar bersembunyi.
3.      Hidup membaur di masyarakat.
4.      Bermuka ‘menjijikkan’.
5.      Pantas dihukum seberat-beratnya.
Sekarang, kita cermati praktek-praktek korupsi di lingkungan sekolah. Bisa jadi, tanpa kita sadari, kita sering melakukannya. Ada yang bisa menyebutkan contohnya?
1.      Mencontek.
2.      Berbohong kepada guru.
3.      Terlambat datang ke sekolah (bentuk korupsi waktu).
4.      Melanggar aturan sekolah.
5.      Menggelapkan uang SPP atau uang pembayaran buku yang diberikan oleh orang tua, dll.
Nah, sikap-sikap yang saya contohkan di atas sangat merugikan, bukan? Sikap yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Kita tidak akan menjadi anak yang berprestasi jika kita memiliki sikap dan meniru kebiasaan seorang ‘koruptor’ tersebut.
Lalu, apa yang bisa kita lakukan?
Budaya antikorupsi sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Orang tua dan para guru harus memberikan contoh dan teladan sikap-sikap antikorupsi. Pendidikan karakter antikorupsi harus diterapkan, seperti sikap kejujuran, hidup sederhana, rasa tanggung jawab, keberanian, sikap adil, peduli pada sesama, dan masih banyak lagi. Sikap-sikap positif tersebut harus dilandasi dengan rasa iman yang kuat kepada Allah SWT serta semangat untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Semuanya berawal dari diri sendiri dan lingkungan terdekat kita.
Para hadirin yang saya hormati, khususnya kepada teman-teman yang sangat saya cintai. Mungkin banyak dari kita yang tidak paham apa itu korupsi. Tetapi, kita harus terus belajar menumbuhkan karakter dan semangat antikorupsi dalam diri kita. Marilah kita menjadi generasi antikorupsi karena generasi antikorupsi adalah generasi yang penuh dengan prestasi.
SAY NO TO KORUPSI! SAY YES TO PRESTASI!
Para hadirin yang saya hormati, sebelum saya akhiri pidato ini, marilah kita selalu berdo’a agar negara kita tercinta Indonesia, menjadi negara yang bebas dari korupsi. Indonesia menjadi negara yang masyarakatnya penuh dengan prestasi, menjadi negara yang aman dan sejahtera.
 Demikianlah pidato yang bisa saya sampaikan, mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan. Semoga dapat bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.





DO'A CINTA

Sunday, November 17, 2013 0 Comments
بسم الله الرحمن الرحيم اللهمَّ لَكَ الْحَمْدُ بِالْإِسْلاَمِ وَلَكَ الْحَمْدُ بالْإِيْمَانِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالْقُرْآنِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالرَّسُوْلِ مُحَمّدٍ صلى الله عليه وسلم وَلَكَ الْحَمْدُ بِالدَّعْوَةِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالْأُخُوَّةِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالْجَمَاعَةِ ... لَكَ الْحَمْدُ بِكُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيْنَا ..
Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji atas ni’mat Islam yang Engkau anugrahkan, ni’mat iman, ni’mat Al-Quran, ni’mat Rasul Muhammad SAW, ni’mat da’wah, ni’mat ukhuwwah, ni’mat berjamaah,.. Segala puji hanya bagi-Mu atas segala ni’mat yang telau Engkau anugerahkan kepada kami.

سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ فَلَكَ الْحَمْدُ حَتَّى تَرْضَى وَلَكَ الحَمْدُ إِذَا رَضِيْتَ
Maha suci Engkau, kami tak kan dapat menghimpun pujian yang layak bagi-Mu, Engkau adalah seperti pujianMu atas diri-Mu sendiri. Maka hanya bagi-Mu segala pujian hingga Engkau ridha kepada kami, dan segala puji bagi-Mu sesudah Engkau meridhai.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الأَنْبِيَاءِ، قُدَوَتِنَا فيِ الشُّكْرِ عَلَى النّعْمَاءِ والصَّبْرِ عَلَى الْبَلَاءِ، فيِ الثَّبَاتِ عِنْدَ الأَذَى وَفِي التَّقَرُّبِ إِلَيْكَ والاِلْتِجَاء
Ya Allah, sampaikan shalawat, salam, dan keberkahan kepada pemimpin kami Nabi Muhammad SAW, pemimpin para nabi, teladan kami dalam bersyukur atas ni’mat-Mu, dalam bersabar menghadapi ujian, teladan kami dalam tsabat menghadapi gangguan, dalam upaya selalu mendekat dan kembali mengadu kepada-Mu.

رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Ma'afkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.


رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَاب.
Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan dosa orang-orang yang beriman pada hari perhitungan.
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ تَوْبَتَنَا، وَاغْسِلْ حَوْبَتَنَا، وَأَجِبْ دَعْوَتَنَا، وَثَبِّتْ حُجَّتَنَا، وَاهْدِ قُلُوْبَنَا، وَسَدِّدْ أَلْسِنَتَنَا، وَاسْلُلْ سَخَائِمَ صُدُوْرِنَا.
Ya Allah, terimalah taubat kami, hapuskan dosa kami, terimalah doa kami, kokohkan argumentasi kami, tunjuki selalu hati kami, tepatkan ucapan lisan kami dan hilangkan semua penyakit dari dalam dada kami.
اللهمَّ اجْعَلْنَا لَكَ ذَاكِرِيْنَ.. لَكَ شَاكِرِيْنَ.. لَكَ أَوَّابِيْنَ.. لَكَ مُخْبِتِيْنَ
Ya Allah, jadi kami orang-orang yang selalu berdzikir mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, kembali dan selalu tunduk khusyu’ kepada-Mu.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُوْفِيْنَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوْا، الصَّابِرِيْنَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِ، اِجْعَلْنَا مِنَ اَّلذِيْنَ صَدَقُوْا وَالَّذِيْنَ هُمْ مُتَّقُوْنَ.
Ya Allah jadikan kami termasuk orang-orang yang memenuhi janji tatkala berjanji, termasuk orang-orang yang sabar dalam kesulitan, penderitaan dan dalam pertempuran. Jadikan kami termasuk mereka yang benar imannya dan mereka yang bertakwa.
اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِنَا، وَآمِنْ رَوْعَاتِنَا، وَاحْفَظْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيْنَا، وَمِنْ خَلْفِنَا، وَعَنْ أَيْمَانِنَا، وَعَنْ شَمَائِلِنَا، وَمِنْ فَوْقِنَا، وَنَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ نُغْتَالَ مِنْ تَحْتِنَا.
Ya Allah, tutuplah aurat dan keburukan kami, gantikan kekhawatiran kami dengan keamanan, jagalah kami dari depan kami, dari belakang kami, dari kanan dan kiri kami, dari atas kami. Dan kami berlindung kepada-Mu dari ancaman serangan di bawah kami.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَشْكُوْ إِلَيْكَ ضَعْفَ قُوَّتِنَا، وَقِلَّةَ حِيْلَتِنَا، وَهَوَانِنَا عَلَى النَّاسِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، أَنْتَ رَبُّ الْمُسْتَضْعَفِيْنَ وَأَنْتَ رَبُّنَا فَلاَ تَكِلْنَا إِلَى أَنْفُسِنَا. اللَّهُمَّ لاَ تَكِلْنَا إِلَى أَنْفُسِنَا طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَلاَ إِلَى أَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ يَا نِعْمَ الْمُجِيْبُ
Ya Allah kami mengadu kepada-Mu tentang lemahnya kekuatan kami, sedikitnya daya upaya kami, dan pandangan hina orang lain kepada kami, wahai Dzat yang Paling Menyayangi.. Engkaulah Rabb orang-orang yang tertindas dan Engkaulah Rabb kami, jangan biarkan kami mengurus diri kami sendiri tanpa bantuanMu. Ya Allah jangan biarkan kami mengurus diri kami sendiri tanpa bantuan-Mu sekejap matapun, dan jangan serahkan kami kepada siapapun diantara makhluk-Mu.
اللَّهُمَّ أَكْرِمْنَا وَلاَ تُهِنَّا، وَأَعْطِنَا وَلاَ تَحْرِمْنَا، وَزِدْنَا وَلاَ تَنْقُصْنَا، وَآثِرْنَا وَلاَ تُؤْثِرْ عَلَيْنَا، وَارْضَ عَنَّا وَأَرْضِنَا.
Ya Allah, muliakanlah kami dan jauhkan kami dari kehinaan, anugrahkan untuk kami segala kebaikan dan hilangkan penghalang antara kami dengannya, tambahkan (kualitas dan kuantitas) kami dan jangan Engkau kurangi, utamakan kami untuk meraih rahmat-Mu, ridhai kami dan jadikan kami diridhai oleh hamba-Mu. 
اللَّهُمَّ أَفْرِغْ عَلَى أَخِيْنَا لُطْفِيْ حَسَن إِسحَاق وَعَائِلَتِهِ وَأَقْرِبَائِهِ صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَهُمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيْهِمْ
اللَّهُمَّ اجْزِهِ ثَوَابَ جِهَادِهِ السَّنَوَاتِ ، وَقَدْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا فَزِدْ فيِ حَسَنَاتِهِ يَا مَنْ عِنْدَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ . اللَّهُمَّ هَا نَحْنُ قَدْ أَحْسَنَّا الظَّنَّ ِبِـــإِخْوَانِنَا كَمَا أَمَرْتَنَا
Ya Allah, limpahkan kesabaran kepada guru kami, saudara kami, Luthfi Hasan Ishaaq, keluarga dan kerabatnya, kokohkan pendirian mereka dalam kebenaran, dan tolonglah mereka atas siapapun yang berbuat zalim kepada mereka. Ya Allah balaslah ia dengan pahala jihadnya yang telah ia lakukan bertahun-tahun, ya Allah beliau telah berbuat baik kepada kami, tambahkan kebaikannya wahai Dzat yang di sisi-Nya sebaik-baik balasan. Ya Allah inilah kami, telah berbaik sangka kepada saudara-saudara kami sebagaimana perintah-Mu kepada kami..
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Ya Rabb Kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau biarkan kedengkian ada dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."
اللَّهُمَّ اجْعَلْ يَوْمَنَا خَيْراً مِنْ أَمْسِنَا، وَاجْعَلْ غَدَنَا خَيْراً مِنْ يَوْمِنَا، وَأَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُوْرِ كُلِّهَا، وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ.
Ya Allah jadikanlah hari ini bagi kami lebih baik dari kemarin, hari esok kami lebih baik dari hari ini, jadikanlah kesudahan akhir setiap urusan kami sebagai kebaikan bagi kami, lindungi kami dari kehinaan di dunia dan adzab di akhirat.
اللَّهُمَّ انْصُرْنَا عَلَى أَعْدَاءِ الإِسْلاَمِ. وَانْصُرْنَا عَلَى كُلِّ مَنْ وَالَى أَعْدَاءَكَ وَعَادَى أَوْلِيَاءَكَ، وَكُلِّ مَنْ رَفَضَ شَرِيْعَتَكَ وَاضْطَهَدَ دَعْوَتَكَ. اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْهِمْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ يُرَدُّ عَنِ القَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ. اللَّهُمَّ أَحْبِطْ يَا ذَا الْكَيْدِ الْمَتِيْنِ كَيْدَهُمْ، وَأَبْطِلْ يَا خَيْرَ الْمَاكِرِيْنَ مَكْرَهُمْ.  اللَّهُمَّ لاَ تَدَعْ لَهُمْ سَبِيْلاً عَلَى أَحَدٍ مِنْ عِبَادِكَ الْمُؤْمِنِيْنَ.
Ya Allah, tolonglah kami atas musuh-musuh Islam, tolonglah kami dalam menghadapi semua yang membantu musuh-musuh-Mu dan memusuhi wali-wali-Mu, serta siapapun yang menolak syariat-Mu dan menekan da’wah-Mu. Ya Allah, turunkan kepada mereka hukuman-Mu yang tak kan terhindarkan dari orang-orang yang berbuat jahat. Ya Allah, wahai Pemilik tipu daya yang kokoh, lenyapkan tipu daya dan makar mereka. Ya Allah, jangan biarkan satu jalan pun bagi mereka untuk menghinakan seorang pun diantara hamba-hamba-Mu yang beriman.
اللَّهُمَّ انْصُرْ دَعْوَتَنَا وَانْشُرْ فِكْرَتَنَا وَبَارِكْ أُخُوَّتَنَا وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِنَا وَ وَفِّقْ قَادَتَنَا وأَيِّدْهُمْ بِالْحَقِّ فِي كُلِّ مَكَانٍ وَاجْعَلْنَا صَفًّا كَأَنَّــــنَا بُنْيَانٌ مَرْصُوْصٌ .
Ya Allah, tolonglah da’wah kami, sebarkan fikrah islamiyah kami, berkahi ukhuwwah kami, jinakkan dan satukan hati kami, bimbinglah para pemimpin kami, dukunglah mereka dengan kebenaran di mana pun mereka berada, dan jadikan kami satu shaf bagaikan bangunan yang tersusun kokoh.
اللَّهُمَّ  يَا رَحْمَنُ اِجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْناً وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلاماً.
Ya Allah Ya Rahman, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ أَعْمَالِنَا خَوَاتِيْمَهَا، وَخَيْرَ أَعْمَارِنَا أَوَاخِرَهَا، وَخَيْرَ أَيَّامِنَا يَوْمَ نَلْقَاكَ.
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik amal kami adalah saat kami menutupnya, jadikan sebaik-baik usia kami adalah saat kami mengakhirinya, dan hari terbaik kami adalah saat kami bertemu dengan-Mu.
دُعَاءُ الرَّابِطَةِ ...
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةَ وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةَ وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلِّ اللّهُمَّ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.