Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh... Selamat Datang di Ruang Karya Keisya Avicenna... ^___^ Terima kasih atas kunjungannya... Semoga bermanfaat!

Jejak-Jejak Karya

Jejak-Jejak Karya

Langganan Tulisan dari Blog ini yuk!

My Blue Bird

http://www.bluebirdgroup.com/taxi-mobile-reservation

Waktu adalah Pedang


Home » » 080809...SEMANGAT YANG TIADA PERNAH KAN TERPUTUS!!!

080809...SEMANGAT YANG TIADA PERNAH KAN TERPUTUS!!!

Semangat hari ke-8 di bulan ke-8 adalah semangat yang tiada pernah kan terputus, seperti filosofi angka 8!!!
Kuawali pagiku dengan rasa syukur yang tiada terkira, begitu banyak nikmat yang telah Engkau berikan…tiada daya tuk mengkalkulasikannya…Terima kasih, Ya Rabb…
Agenda besar hari ini…kajian rutin di Masjid Nurul Huda, Kajian Sabtu Pagi dengan pembicara Ust. Abdul Hakim. Pembahasan kali ini mengenai siroh Mariyah Al Qibtiyah, salah seorang istri Rasulullah SAW.
Mariyah Al Qibtiyah adalah ibu dari putra Rasulullah Saw yang bernama
Ibrahim. Dia merupakan perempuan yang santun dengan tutur kata yang
halus dan berparas cantik.
Ia adalah keturunan Romawi dan dibesarkan di istana raja
Muqauqis, Mesir. Meski mualaf, tapi Mariyah sangat khusyuk beribadah kepada
Allah. Apalagi setelah peristiwa kematian putranya disusul dengan
berpulangnya suami tercinta, Rasullullah Saw, Mariyah mengisi
hari-harinya dengan mengaji.Hingga akhirnya, perempuan santun dari
negeri Mesir ini menghadap Ilahi di zaman khalifah Umar bin Khattab.
Inspirasi yang ku dapat :
1. Senantiasa mencontoh Rasulullah dalam menerapkan berbagai metode untuk berdakwah. Wasilah dakwah itu sangat luas, metode-metode yang digunakan untuk berdakwah akan senantias berkembang dan harus bisa bervariasi, misal dikemas dalam bentuk kegiatan-kegiatan.
2. Mencontoh Rasulullah SAW dalam mengutus seorang “UTUSAN”. Rasulullah bukan sembarang mengutus, tetapi disesuaikan dengan potensi dan kondisi dari orang tersebut. Misal : saat mengutus Mus’ab bin Umair untuk berdakwah di kota Madinah yang notabene penduduknya mayoritas dari kalangan berada (kaya) dan egonya tinggi, dan bukan Bilal yang diutus. Karena Rasulullah cermat dalam menentukan utusan yang akan mengemban amanah di suatu wilayah tertentu.
3. Mariyah al Qibtiyah, meskipun bukan orang Arab, tetapi sangat dimuliakan oleh Allah swt.
Beliau selalu ingin menjadi bagian yang paling baik diantara yang lain.
4. Contohlah kesabaran Mariyah Al Qibtiyah, yang selalu setia mendampingi Rasulullah SAW dan selalu bersabar menghadapi istri-istri Rasulullah yang lain.

0 komentar:

Pencarian

Popular Posts

Arsip Blog