Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh... Selamat Datang di Ruang Karya Keisya Avicenna... ^___^ Terima kasih atas kunjungannya... Semoga bermanfaat!

Jejak-Jejak Karya

Jejak-Jejak Karya

Langganan Tulisan dari Blog ini yuk!

My Blue Bird

http://www.bluebirdgroup.com/taxi-mobile-reservation

Waktu adalah Pedang


Home » » SAAT RAHIM BERPENGHUNI [2] : Mengelola Emosi Saat Hamil

SAAT RAHIM BERPENGHUNI [2] : Mengelola Emosi Saat Hamil

Wanita memiliki keluhan yang berbeda pada saat kehamilannya, keluhan kehamilan dapat disebabkan karena pertumbuhan janin yang semakin bertambah. Hal ini berhubungan dengan hormon kehamilan. Pada usia kehamilan awal atau trimester pertama ibu hamil akan mengalami beberapa perubahan yang berhubungan dengan psikisnya. Beberapa wanita sering kali mudah tersinggung, rewel dan mudah marah. Mudah marah yang dialami oleh anda akan mengakibatkan jantung berdebar debar, nafas yang pendek dan tubuh anda menjadi tegang. Dalam melewati masa kehamilan anda, sebaiknya anda dapat mengontrol emosi sehingga kehamilanan yang anda jalani lebih menyenangkan dan tentu saja akan membuat kesehatan mental bagi anda dan janin.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menjalani kehamilan yang menyenangkan dengan cara mengontrol emosi pada ibu hamil :
1.    Bersifat Terbuka dengan Suami Anda
Anda dapat bersifat terbuka terhadap perasaan anda pada pasangan, dengan sifat yang terbuka diharapkan akan membantu anda dalam mengatasi masalah. Mulailah bersifat terbuka dengan pasangan dengan cara membangun komunikasi dengan pasangan. Dengan bantuan orang terdekat suami anda, orang tua dan keluarga lainnya akan membantu anda dalam menghadapi perubahan emosi yang anda alami selama kehamilan.

2.    Lakukan Kegiatan yang Menyenangkan Hati
Ketika anda mengalami perubahan emosi selama kehamilan, salah satunya ditandai dengan perasaan serba salah dan ingin marah sebaiknya anda melakukan kegiatan yang menjadi hobi anda bersama dengan teman terdekat. Beberapa wanita memilih untuk pergi ke salon atau menonton film untuk mengembalikan mengembalikan moodnya.

3.     Mengelola Stres
Ketika anda mengalami perubahan mood sehingga mendorong anda menjadi lebih sensitif dan mudah marah sebaiknya anda melampiaskannya dengan beberapa kegiatan ringan yang dapat dilakukan di rumah. Anda dapat mendengarkan musik atau dikenal dengan terapi musik yang dapat menenangkan perasaan dalam mengelola stres yang anda alami.

4.    Belajar Relaksasi
Dengan menenangkan diri selama kehamilan anda dapat meminimalisir perubahan emosi, salah satunya adalah dengan melakukan yoga kehamilan dan juga meditasi. Anda dapat
melakukannya di rumah atau pada kelas khusus yoga ibu hamil.

5.    Istirahat dengan Cukup
Beristirahat yang cukup memang dibutuhkan untuk ibu hamil diantaranya untuk memenuhi kebutuhan energi, usahakan untuk tidur malam berkualitas. Dengan mendapatkan tidur malam yang berkualitas akan mengurangi kelelahan dan mudah marah pada ibu hamil. Hindari mengkonsumsi soft drink dan kopi pada larut malam untuk mendapatkan istirahat malam yang optimal.

6.    Memilih Makanan yang Sehat
Makanan yang sehat akan membantu anda dalam mengatasi keluhan selama kehamilan tidak menutup kemungkinan mudah marah yang sering kali dialami oleh ibu hamil. Anda dapat meningkatkan asupan karbohidrat, protein dan beberapa sayuran berdaun hijau, buah buahan dan susu untuk mencukupi kebutuhan harian. Coklat merupakan cemilan yang dapat membantu anda mengatasi suasana hati yang berubah ubah.
Dengan beberapa tips diatas semoga dapat membantu anda dalam menjalani kehamilan menyenangkan, mengontrol emosi penting untuk kesehatan anda dan janin anda. Dengan perubahan mood yang buruk selama kehamilan anda akan lebih mudah stres dan memicu depresi selama kehamilan. Meskipun dianggap sebagai keluhan yang umum terjadi selama kehamilan akan tetapi apabila perubahan mood yang anda alami berat sebaiknya berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan dukungan dari keluarga terdekat.

1 komentar:

oksigenbebas.com said...

Betul banget gan, saat hamil memang perlu mengatur emosi. soalnya akan berdampak juga kan bagi janin.

Pencarian

Popular Posts

Arsip Blog