Jejak Karya

Jejak Karya

Tuesday, September 07, 2010

SEGERALAH BERBENAH DI WAKTU YANG TERSISA

Tuesday, September 07, 2010 0 Comments


Usangkah iman kita saat ini? Masih layakkah kita menemui Sang Pencipta Yang Mahasuci dan Mahamulia? Masihkah lentera hati kita bersinar terang? Pertanyaan-pertanyaan itu layak kita ajukan terutama dewasa ini, di zaman yang menyuguhkan berbagai perangkap dan tipudaya; era yang menawarkan beragam cara maksiat dan dosa; masa yang menyajikan selaksa jurang menganga yang siap menjerumuskan setiap orang yang lengah dan tak waspada. Ketenangan, kenyamanan, keserbamudahan, dan keserbacepatan yang ditawarkan zaman ini telah memerangkap kita dalam kelengahan dan kealpaan sehingga di saat datang waktu perjumpaan dengan Yang Mahamulia, kita tersentak: ternyata iman kita telah usang; ternyata kita tertolak; kita tak punya kartu hijau untuk bergabung dengan para kekasih-Nya yang dicintai dan mencintai-Nya. Ketika saat itu datang, semuanya telah terlambat. Tak bisa lagi kita menoleh ke belakang, mengajegkan langkah, dan memperbaiki tindakan. Tak ada lagi waktu untuk berbenah.

Untuk apa kita hidup di dunia? Itu memang bukan sebuah pertanyaan yang bisa dijawab dengan instan. Sebuah pertanyaan yang terkadang menenggelamkan seseorang ke dalam palung ketidakberdayaan yang sangat dalam, namun bukan untuk membuat perjalanan hidup terhenti pada titik itu. Pertanyaan ini hanya sekedar untuk mengingatkan bahwa kehidupan sejatinya seperti matahari dan benda-benda langit yang lain yang diperjalankan. Terbit di pagi hari dan tenggelam di kala senja. Maka mana lagi nikmat dari Tuhanmu yang kau dustakan?

Dan..SEGERALAH BERBENAH DI WAKTU YANG TERSISA!!!!

[Keisya Avicenna, 28 Ramadhan 1431 H….]

RENUNGAN DI UJUNG RAMADHAN…

Tuesday, September 07, 2010 0 Comments



Ya Allah, kaki ini meniti lemah anak tangga diantara gelap masjid-Mu. Malam ini adalah bagian dari 10 malam terakhir Ramadhan, malam ke-21 dari untaian malam-Mu yang penuh berkah.

Hati berseru takbir dengan kepalan jari-jari lemas terurai lagi. Ya Allah ijinkanlah aku menjumpaiMu pada malam-malam terakhir ini, Setelah sekian malam aku hanya bergulat dengan dunia…

Bacaan Al-Qur’anku tertinggal waktu. Malu pada jam yang tetap istiqomah berputar, tapi amalanku tak pernah mau untuk istiqomah berjalan. Hanya Engkau yang maha menentukan hasil dari semua usaha, aku tak sanggup mendengarkan hasil perhitungan-Mu saat ini. Amalanku yang dijejali riya’ semoga Engkau ampuni. Berapa kali shadaqohku? Ah, lagi-lagi aku malu pada kotak shodaqoh, pada tangan kanan kiri yang selalu melihat ketika kurogoh uang saku. Yang kumasukkan hanya secarik uang kertas yang paling kecil dan lusuh.

Ramadhan kali ini menyisakan sayatan pilu di ruhaniku. Aku tak mampu menghisab diri dari kebaikan dan keburukan, dari amalan dan dosa, apalagi dari ikhlas dan riya’.

Bukan terlalu banyak, tapi terlalu kecil dan tak ter-indera. Semuanya aku kembalikan pada-Mu, 20 hari kulewati tanpa makna secuil pun yang tergores di kalbu. Bukan ini mauku … Bukan ini tujuanku …
Tapi inilah yang sudah kudapat sampai saat ini … Sebuah keterlambatan …
Ya Allah, terangkanlah padaku tentang makna keterlambatan. Semuanya sudah berjalan jauh, tapi aku masih berlari kecil di tempat. Lelah ini kulahap sendiri. Ingin rasanya berlari sekencang mungkin untuk menyusul mereka yang telah jauh.

Ya Allah, berikanlah hamba keluangan dan kesempatan untuk menangis di pangkuan-Mu, untuk mengejar keterlambatan ini.

Ya Allah, ijinkanlah hamba-Mu ini memulai lagi. Merangkai malam-malam sunyi menjadi parade dzikir untuk-Mu. Mencuci diri dari noda, yang entah dari mana harus kumulai membersihkannya. Merangkak menggapai maghfirah-Mu.

Ramadhan masih tersisa beberapa hari lagi. Dan masih ada Lailatul Qadar yang senantiasa menunggu jelmaan manusia-manusia yang Dia ridhoi.
Aku sangat menyadari betapa tidak pantasnya diri ini menerima anugerah-Mu itu. Tapi, apakah salah jika manusia lemah ini menginginkan syurga-Mu ya Rabb? …

Ya Allah … Ya Rabb … ijinkanlah aku menapaki keterlambatan dengan beribu semangat juang.
Agar aku bisa sampai kehadirat-Mu seperti juga mereka yang telah sampai mendahuluiku.

Ijinkanlah aku mendapatkan anugerah Lailatul Qadar-Mu. Mungkin untuk yang pertama kali, dan mungkin untuk sekali-kalinya dalam hidup ini.
Karena aku tidak tahu apakah tahun depan bisa berjumpa Ramadhan lagi dan berjuang bersama mendapat anugerah-Mu itu.

-Semoga Bermanfaat-

[Zona NOstalgia RoMAntic, Keisya Avicenna…27 Ramadhan 1431 H]

DALAM DEKAPAN UKHUWAH PENUH CINTA BERSAMA PARA PENULIS FLP SOLO RAYA DI RUMAH MBAK AFIFAH AFRA…^^v

Tuesday, September 07, 2010 0 Comments


-Catatan [NO]stalgia [R]o[MA]ntic-

Selasa, 21 Ramadhan 1431 H [31 Agustus 2010]

Kesibukan pagi di Masjid Nurul Huda UNS… beranjak siang mulai sibuk juga di kostan. Banyak kerjaan yang harus diselesaikan. Persiapan juga untuk ngisi Pesantren Ramadhan tanggal 1-3 September (keesokan harinya) di SMP 16 Surakarta…(amanah dari Mas Anto nih. Alhamdulillah, modulnya dah ada…semoga besok dapat beraksi dengan maksimal. Amin).

Sore harinya…setelah menyelesaikan beberapa amanah sebagai Panitia I’tikaf di NH IC, jam 15.50 WIB bergegas diri ini menuju gerbang belakang UNS. Sore ini mau mengikuti agenda buka bersama FLP Solo Raya di rumah Mbak Afifah Afra. Meski ku belum resmi jadi anggota FLP. Semoga acara ini semakin memperkuat azzamku untuk terus bersemangat berdakwah lewat tulisan, karena bagi Nungma “MENULIS adalah MENJADIKAN SETIAP HURUF SEBAGAI DZARRAH KEBAIKAN!!!”

Dari gerbang belakang UNS, berangkat bareng dik Erny Ratna (anggota FLP angkatan ke-6. Semoga Nungma nanti berkesempatan menjadi angkatan ke-7. ^^v). Erny ternyata juga belum tahu lokasi rumah Mbak Afra. Untung Nungma tadi siang siap menanyakan jalur untuk menuju daerah rumah Mbak Afra ke Fina. Akhirnya buat peta buta dulu deh. Hehe…berbekal selembar peta nih…Saatnya berpetualang, pake acara nyasar2 dikit juga gakpapalah, yang penting dinikmati dan happy ending. Hehe…. Di tengah perjalanan, e…ketemu Dik Sotya (anak FLP juga, adik tingkat di MIPA juga). Tak tanyain, ternyata dia juga belum tahu lokasi rumah Mbak Afra. Yadah, regu kita tambah 1 orang. Wkwkwk…menurut SMS dari Mas Aris El Durra rumahnya Mbak Afra tu dari perempatan Joglo UNISRI ke utara (yang jalan ke Barat rel), lurus, ada GOR Rahma, kemudian belok kiri then tanya2 aja rumah dr. Ahmad. Hoho…setelah mengikuti petunjuk dipeta, dan setelah tanya bapak2 n tukang ojek yang lagi pada kongkow2 akhirnya ketemu juga kampus UNISRI (tadi sebelumnya juga sempet tanya ibu2 apakah belokan yang di deket warungnya itu yang menuju ke SMA 5 Ska..hehe). Kita bertiga sempet muter2 dulu…sampai akhirnya Nungma tanya ke seorang bapak yang lagi sibuk nyapu di emperan tokonya. Nungma tanya perempatan joglo UNISRI ke utara/jalan barat rel itu lewatnya sebelah mana….hoho, dengan penuh semangat tu bapak menjelaskan pake gagang sapunya…mencoba menggambarkan denah di jalan beraspal di depan tokonya. Hehe..lumayan agak paham…

Petualangan pun dilanjutkan. Muter rel, kita belok kiri…tapi kok kayaknya salah ya?? Akhirnya tanya lagi deh sama bapak2 yang lagi mau nata warung angkringannya. Ya to, kita salah belok. Hehe..akhirnya kita bertiga putar haluan….lurusssssssss teruuuusss….. sampai akhirnya untuk memperkuat keyakinan kita, nanya lagi deh (banyak nanya nih..xixixi. tapi malu bertanya bisa sesat di jalan kan??? Tp banyak bertanya gak memalukan kok…hihi, maksa dikit!!!)….nanya ke simbah2 arah ke GOR Rahma. Simbah itu ngasih petunjuk kalau masih lurus terus aja…nanti ada tanjakan…setelah kita mengikuti petunjukknya, tapi kok gak nemu-nemu tanjakan ya mbah??? Hehe….

Tapi akhirnya ketemu juga papan petunjuk “dr.Ahmad…”. Alhamdulillah, sampai juga di rumah Mbak Afifah Afra, salah satu penulis favorit Nungma nih. Salah satu hal yang membuat Nungma semakin termotivasi menulis dan memacu diri untuk berusaha menjadi penulis produktif seperti Mbak Afra adalah karena kita ternyata memiliki salah satu kesamaan background study…ehm, sama-sama MIPA Biologi euy…hehe…Wow, doakan ya Nungma bisa mewujudkan saah satu cita-cita Nungma yaitu menjadi PENELITI BERJIWA SENI!!! Amin. Doakan yaw…

Sambutan yang hangat dari Mbak Afra selaku tuan rumah. Di lokasi sudah ada beberapa tamu yang datang. Beberapa belum Nungma kenal, tapa beberapa orang yang kemarin sempat Nungma kenal waktu ikut Workshop Menulis bareng GiZONE.
Sore yang seru euy!!! Bisa berinspirasi di sini dengan para penulis yang karya-karyanya sungguh luar biasaaa!! Ada mbak Deasylawati, mbak Riannawati, Mas Aries Adinata….para anggota FLP Solo Raya, beberapa saat kemudian datang Mas Aris El-Durra, e….tahu gak siapa yang beliau bawa?? (hehe..redaksional yang salah…xixixi…). Replay, tahu gak Mas Aris datang sama siapa? Pada awalnya Nungma sih gak kenal..tapi pas Mas Aris menyebutkan salah satu nama yang sudah tidak asing lagi, Nungma bener2 lagi ngeh…klo orang itu ternyata kang sofa…eh, Kang Fachmy Casofa…wkwkwk…oalah, ternyata ini tho orangnya??? (tampang sih boleh kalem, tapi….*tetep pengen nimpuk!!! Peace kang sofa…gratisin buku terbarunya dung!!!hihi….)

Acara diawali dengan pembukaan oleh Mas Aris El-Durra selaku penanggungjawab agenda buka bersama kali ini. Dilanjutkan dengan sambutan dari Mbak Afifah Afra selaku tuan rumah dan Ketua FLP Jawa Tengah, kemudian Mas Aries Adinata selaku Ketua FLP Solo Raya…kemudian Mas Aris El Durra juga menyampaikan agenda-agenda terdekat FLP Solo Raya. Salah satunya PELAT PULPEN…(syarat masuk FLP nih!!! Penasaran??? Selengkapnya tanya Mas Aris El-Durra saja, sekalian minta diskonan kalau mau nyalon di Salon El-Durra…hehe).

Ada sesi perkenalan juga euy…^^v. Pada kesempatan itu, Mas Aris juga menampilkan taujihnya Ust. Yusuf Mansyur. Siip lah…(kapan-kapan Nungma minta ya Mas…yang lengkap!!!oce?). dan akhirnya waktu berbuka pun menjelang. Doa bersama dulu dipimpin Mas Aris. Kemudian bersama-sama kita membatalkan puasa, menikmati segelas teh panas, gorengan, camilan ringan……kemudian sholat Maghrib berjamaah di sebuah masjid yang letaknya bersebelahan dengan rumah Mbak Afra. Diimami dr.Ahmad, suami Mbak Afra.

Pasca sholat, lanjut makan besar…putra dan putrinya Mbak Afra lucu-lucu. Abiz maem, tak lupa menyampaikan pesan dan salam buat Mbak Afra dari mysupertwin…
Jam 18.45 WIB acara selesai…HAPPY ENDING!!!

Perjalanan pulang bersama Erny (hampir nyasar dikit..hehe). Alhamdulillah, akhirnya bisa sampai NH dengan selamat….^^v….Unforgetable experience….Terima kasih Mbak Afra, Mas Aris El Durra, Dik Erny, Mas Aries Adenata, dan semuanya!!! SEMANGAT BERKARYA UNTUK KITA SEMUA!!!

“Dalam dekapan ukhuwah, kita mengambil cinta dari langit. Lalu menebarkannya di bumi. Sungguh, di surga menara-menara cahaya menjulang untuk hati yang saling mencinta. Mari membangunnya dari sini, dalam dekapan ukhuwah. Jadilah ia persaudaraan kita: sebening prasangka, sepeka nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji.

Dalam dekapan ukhuwah, kita mendaki puncak segala hubungan, yakni TAQWA. Sebab, firmanNya tentang penciptaan insan yang berbangsa dan bersuku-suku untuk SALING MENGENAL ditutup dengan penegasan bahwa KEMULIAAN TERLETAK PADA KETAQWAAN. Dan ada tertulis, para kekasih di akhirat kelak akan menjadi seteru satu sama lain, kecuali mereka yang bertaqwa…”
Taken from : DALAM DEKAPAN UKHUWAH karya Ust. Salim A.Fillah

DALAM DEKAPAN UKHUWAH PENUH CINTA BERSAMA PARA PENULIS FLP SOLO RAYA DI RUMAH MBAK AFIFAH AFRA…^^v
[Zona NOstalgia RoMAntic, Keisya Avicenna….6 September 2010, *saat ku kembali masa-masa indah itu…]

Sunday, September 05, 2010

RAMADHAN CERIA : “BINA DIRI RAIH PRESTASI” [SMP 16 Surakarta, 1 September 2010 –tobecontinued-]

Sunday, September 05, 2010 0 Comments
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan dan karunia-Nya, berupa umur yang masih kita punya, kesempatan yang kita miliki, kesehatan dan segala sesuatu yang ada. Tiada kata terindah yang pantas untuk terucapkan kecuali segenap pujian tiada henti.
Shalawat dan salam kita sanjungkan kepada idola tercinta, Rasulullah Muhammad SAW yang kita damba syafa’atnya di hari akhir nanti, dapat alangkah bahagia bila kita dapat mendampinginya di syurga dengan aneka nikmat yang tersedia.
Para pembaca ‘note’ ini yang berbahagia, ada saat-saat terindah dalam hidup kita yang semestinya selalu kita kenang dan kita rindukan. Yaitu saat kelahiran yang mendebarkan, saat kanak-kanak penuh kelucuan, saat remaja penuh fantasi, saat dewasa menemukan jati diri, saat tua yang bahagia dan saat meninggal dengan kesan terindah : KHUSNUL KHOTIMAH!!!
Catatan ini ingin sedikit mengisahkan beberapa kisah yang sempat penulis torehkan dalam lembaran jejak perjalanan hidupnya, terlebih di Bulan Ramadhan yang penuh keberkahan ini… sekali lagi, HIDUP ITU BUTUH DOKUMENTASI!!! Maka, izinkan Nungma menuliskan pengalamannya yang sungguh luar biasa selama 3 hari itu…kelak, kisah ini akan menjadi sebuah [NO]stalgia [R]o[MA]ntic dalam hidup saat Nungma kembali mengenangnya…
Rabu, 1 September 2010 [22 Ramadhan 1431 H]
Nuansa I’tikaf di Masjid Nurul Huda UNS…panitia mulai sibuk jam 2 pagi, untuk segera mengambil air wudhu, QL, tilawah, dll…kemudian menyiapkan makan sahur untuk para peserta….(merindukan saat-saat I’tikaf bersama mysupertwin)
Balik ke kost, bersiap…karena pagi ini dapat amanah untuk mengisi kegiatan pesantren Ramadhan di SMP 16 Surakarta. Beberapa waktu yang lalu, Mas Anto Suryo Pribadi, S.Pd yang notabene guru Geografi di SMP itu menawari Nungma untuk ikut mengisi dan menyemarakkan kegiatan Pesantren Ramadhan itu…Kebetulan beliau yang diamanahkan untuk kegiatan Pesantren Ramadhan di SMP 16 selama tiga hari ini. Siippp!!! Jam 07.00 berangkat bareng Dik Mira (FISIP’09) dan janjian dengan Ukh. Ika Fitri (Bio’06) di deket Gerbang Surya. Berangkat naik angkot 03 turun Sekarpace then naik Atmo turun di depan SMP 16…hm…SEMANGAT YUK!!!
Sampai di SMP, kata Mas Anto masih nunggu tentor yang lain. Nungma, Mira, n Ika duduk-duduk dulu sambil diskusi materi n kisah Salman Al Farisi. Coz apa yang dituliskan Mas Anto di buku panduannya dengan apa yang pernah Nungma baca di buku lain sedikit ada perbedaan gitu. Tapi ya gakpapa. Nanti improvisasi saja, yang penting hikmahnya tersampaikan!!! Sempet ngobrol juga dengan adik2 SMP yg duduk di sebelah Nungma. Hm, jadi mengenang jaman2 SMP nih…1A, 2D, 3A SMP 1 WONOGIRI…I MISS U ALL!!!
Masuk ke ruang multimedia, briefing dulu. Alhamdulillah, para pengajar/tentor yang datang cukup banyak…(^^v). briefing sebentar dipimpin Mas Anto dan salah seorang guru agama Islam di SMP 16, kemudian pembagian kelas. Nungma dapat kelas 7D, tyuz kolaborasi bareng Mira. IT’S TIME TO ACTION!!!
Di kelas 7D….
Nungma awali dengan mengkondisikan kelas terlebih dahulu…(hoho…yang putra cukup hiperaktif euy…), kemudian pembukaan, doa bersama, then perkenalan (ketika kusebutkan nama ‘NORMA’ adik2 langsung tanya : “NORMA APA BU??Norma Agama? Norma Sosial??” hehe…dasar anak-anak. Tak jawab aja, “Norma yang ini edisi special kok dik, Norma Ambarwati. Hehe…manggilnya Mbak aja ya…”, ; D!!
Selanjutnya, Nung ajarin salam penuh semangat : “APA KABAR ADIK-ADIK HARI INI???” then mereka harus jawab dengan menggunakan gerakan yang tlah Nungma ajarkan juga : “ALHAMDULILAH, LUAR BIASA…ALLAHU AKBAR!!!”.
Materi yang akan Nungma sampaikan pagi ini tentang : “NIKMAT IMAN dan ISLAM”. Nungma mulai bercerita tentang Kisah SALMAN AL FARISI…ndongeng gitu deh…untung Nungma suka bercerita…adik-adik sangat antusias mendengarkan dan memperhatikan…ada iklan, Mas Anto masuk membawa Ridho cs yang tadi ogah-ogahan masuk kelas.hehe…Sabar Pak Guru!!! ^^. Lanjut cerita…diulangi lagi…(ehm, ngrasa jadi guru nih!!sarana pembelajaran juga). Akhirnya, selama 15’an Nungma bisa menyelesaikan kisah Salman Al Farisi. Kemudian Nung mencoba menanyakan ke adik-adik tentang hikmah apa yang bisa mereka ambil?? Ternyata adik-adik sangat cerdas dan pintar…mereka mampu menjawab dengan baik, dengan kepolosan wajah mereka. Agar adik-adik tidak bosan, Nungma juga mengajarkan beberapa games...seru lah!! Ada Agnia, Okta, Yoga, Ridho, dll…semuanya lucu-lucu!!
Selanjutnya Nungma memberikan tugas pada mereka untuk membuat beberapa kalimat dengan melanjutkan sebuah kalimat yang sudah Nungma buat…”ISLAM ITU AGAMAKU”…atau “ISLAM IS MY RELIGION” jika ada yang mau bercerita pake Bahasa Inggris. Selama 5’ mereka harus memikirkan dan menyusun kata-katanya…
5 menit berlalu…
Then, Nungma meminta…sapa yang berani maju??ternyata masih pada malu2…akhirnya nunjuk deh..berhubung hari ini tanggal 1 jadi yang maju no. absen 1, yaitu Agnia…gadis manis itu maju dengan berani dan mulai bercerita…Subhanallah, dia mampu menyebutkan rukun Iman dan rukun Islam dalam kalimat-kalimatnya….siip deh…lanjut yang lain yang tak kalah serunya…paling akhir pake acara “pingsut’ dulu. Hehe…dasar anak-anak!!! Jam 09.30 sesi I berakhir…”unforgettable experience” deh… 7D memang DAHSYAT!!!
Break dulu di ruang multimedia…ketemu dengan rekan-rekan pengajar lain yang juga aktivis UNS. Bisa kangen2 an nih!!. Sesi 2 Nungma dapat kelas 7E bareng Mira lagi. Masuk di 7E, kayaknya lebih hiperaktif nih daripada kelas 7D tadi…seperti tadi diawali dengan pembukaan, doa bersama, dan perkenalan. Kemudian ngaji bareng. Baca QS. Al Fatihah bareng2…setelah itu, Nungma dipanggil Mas Anto ternyata Nungma diminta ngisi kelas 9E (wow, kelas 3 nih!! Tantangan baru…). Yadah, 7E ‘dikendalikan’ Mira. Ayo, KAMU BISA MIR!!!
Mas Anto masuk dulu ke kelas 9E, malah nyebutin profil singkatku..hehe. Ada-ada aja ni Mas Anto!! Lanjut…kembali pembukaan, doa bersama, dan perkenalan. Ketika ku sebutkan namaku NORMA..apa yang tadi terjadi di kelas 7D juga berulang…”Makanya dik, kalian semua harus mentaati norma-norma yang berlaku”.hehe. sebelum ke materi, Nungma mengungkapkan sesuatu dulu. “Tahu gak ada 2 hal yang sangat Mbak Norma sukai ketika masuk di kelas 3E ini. Ada yang tahu gak kenapa??”. Mereka pasang tampang ‘penasaran’. “Apa mbak?”. Saya jawab: “Pertama, kalian semua sudah kelas 3!! Kelas yang paling senior di SMP 16 ini. Sebentar lagi adik-adik semua akan mengikuti ujian nasional, dan pastinya adik2 pasti punya keinginan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mbak doakan semoga kalian semua bisa lulus ujian dengan nilai yang maksimal, dan bisa diterima di SMA/SMK Favorit yang menjadi cita-cita adik2 semua.” Dan mereka semua pun mengamini…”dan yang kedua, karena di kelas ini ada salah satu lukisan/ gambar tokoh kartun kesayangan saya…hehe…itu ada gambar DORAEMON. [Geeeerrrr…semuanya ketawa…]. Boleh gak saya bawa pulang???xixixi”. e, ternyata di kelas itu juga ada yang dapat julukan doraemon, yaitu Satria. Jan tenan, aya2 wae…
Materi yang akan disampaikan hari ini adalah tentang KEUTAMAAN AL QUR’AN. sebelum ke materi yang bawa Al Qur’an di buka dulu….kemudian Nung tunjuk beberapa siswa, ternyata mereka ada yang belum bisa baca Al Qur’an…akhirnya sang ketua kelas, Aan, yang membacakannya.
Subhanallah, benar2 kelas yang hiperaktif!!! Tapi seru, selain kita diskusi tentang materi dengan interaktif, jadi tidak Nungma aja yang ngomong, mereka juga harus bisa menjawab dan berpendapat…kita juga main games. Sampai endingnya, ada 2 anak yang kalah…n dapat hukuman untuk maju. Silahkan mau nyanyi, drama, atau apapun asalkan bernafaskan Islami…akhirnya, si ndut itu (Nungma lupa namanya) n temane menirukan adegan di Opera Van Java. Jan bikin sakit ni perut karena ketawa melihat tingkah polah mereka…sebelum Nung akhiri, Nung menanyakan secara acak kepada adik2 bagaimana kesan Pesantren Ramadhan hari pertama…jawaban yang sangat variatif…intinya, SERU dan MEREKA BAHAGIA!!!
9E…Excellent!!! Yes, I Can!!!
Jam 11.15 usai…mereka kemudian harus ke mushola, nanti sholat Dhuhur berjamaah.
Para pengajar briefing lagi untuk memastikan siapa yang besok bisa ngisi lagi. Setelah kelar, Nungma ma Mira nunggu dulu, mau ikut sholat Dhuhur sekalian…coz Nung langsung ke GO. Ngajar euy…
Hari pertama Pesantren Ramadhan yang LUAR BIASA, penuh keceriaan!!!
Alhamdulillah….
-tobecontinued-
[Zona Nostalgia Romantic full inspiraction, 4 hari sebelum Ramadhan berpamitan…hiks…mencoba menuliskan kembali pengalaman luar biasa itu…terapi penyembuhan : MENULIS!!! Keisya Avicenna_5 September 2010]

Selanjutnya silahkan baca di….

RAMADHAN CERIA : “BINA DIRI RAIH PRESTASI” [SMP 16 Surakarta, 2-3 September 2010]

Sunday, September 05, 2010 0 Comments


Kamis, 2 September 2010 [23 Ramadhan 1431 H]


Setelah menyelesaikan tugas pagi dengan rekan-rekan panitia I’tikaf, Nung segera meluncur ke Kost Pink. Hari ini berangkat ke SMP 16 tanpa Mira. Cuma berdua sama Ika. Sampai lokasi dah hampir jam 8. E, ternyata semua dah ada di ruang multi. Briefing lagi. Then Nung dapat kelas 9E…hoho…ketemu Aan cs lagi nih. Hari ini harus lebih seru daripada kemarin!!! Awalan seperti biasa, salam yang penuh semangat, ngaji bareng…dst... Di kelas 9E ini juga tak ajarin salam yang sama dengan kelas 7D kemarin. ALHAMDULILLAH, LUAR BIASA…ALLAHU AKBAR!!!

Materi hari ini tentang RASULULLAH SURI TELADAN TERBAIK. Nungma pun bercerita tentang Rasulullah. Adik-adik memperhatikan. Sesekali kita juga diskusi dan tebak-tebakan. Tak selani juga dengan main games. Mas Anto datang ke kelas, n ada Asti juga. Jadilah, kita berdua berkolaborasi!!! Asti ngajarin game yang lain. Dari main tangan (aktivasi otak kanan.hehe) sampai “komunikata”. Ada 4 kelompok. “Zak-zakMoe”, “The Gunz”, “Tipe-X”, dan “SpongeBob”. Gayeng tenan…yang penting adik-adik bisa mengambil hikmah dari setiap permainan yang kita berikan. Selanjutnya “sedang apa”. Wahwah…tambah gayeng…sampai akhirnya “SAATNYA KITA DHUHA”…lucu lah tingkah polah mereka…Ust. UJ (Info), Aan, Satria, dkk…kalian semua lucu!!!^^v
Jam 09.30 sesi pertama selesai. Briefing lagi. Sesi 2 Nungma dan Asty berkolaborasi lagi di kelas 9A/B. Awalan yang hampir sama, tapi harus lebih seru!!! Nung sampaikan materi secara singkat tentang KEWAJIBAN MENUNTUT ILMU, disambung oleh Asty, kita ngegame sebentar di kelas. Then kita main di luar kelas. Asyik deh!!! Permainan2 yang merangsang mereka untuk berpikir kreatif dan selalu bekerja sama. Pas rehat bentar, mereka malah ngajak nyetel lagu keong racun. Waladalah, gak boleh. Daripada keong racun mending “YASUDAHLAH!!!” hehe…ya sesuai request adik2…akhirnya, berhubung banyak yang gak apal, nyanyine bagian reff nya aja…”Apapun yang terjadi ku kan slalu ada untukmu…janganlah kau bersedih…coz everything gonna be OK!!”. Endingnya tak kasih kalimat motivasi juga, begitulah makna persahabatan…sesama teman harus saling mendukung, tidak boleh bermusuhan, gak boleh berkelahi, gak boleh egois, blablabla…
Kembali ke kelas…kemudian kita ‘renungan’…dari N5300 ku, terdengar lantunan lagu “BUNDA”-nya Melly mengalun begitu syahdu…mendadak ruangan kelas itu menjadi hening…adik2 mulai berkontemplasi. Asty yang berkata-kata…Nungma jadi ikut berkontemplasi, nangis deh….adik2 juga…^^v. Ada guru yang motret2 gitu….duh adik-adikku…mbak Nung sayang kalian semua…diakhir kontemplasi, kita bangkitkan semangat mereka…TERUS BERSEMANGAT ADIK-ADIKKU!!! KALIAN PASTI BISA MENJADI YANG TERBAIK!!!
Jam 11.20 kita baru selesai, tyuz kembali briefing…Pasca briefing ikut sholat Dhuhur berjamaah lagi, ditunggu Ika Fitri…coz siang ini harus ngajar lagi di GO Monginsidi…
HARI KEDUA YANG LUAR BIASA DAHSYAT!!

Jumat, 3 September 2010 [24 Ramadhan 1431 H]

Berangkat jam 07.30 bareng Ika. Kostum hari ini batik ijo n jilbab ijo pula…hmm, GREENHOLIC!!!
Sampai di SMP langsung ikutan briefing. Sesi pertama Nungma dapat kelas 9C. hari ini ngisi sendiri. wow, kayaknya lebih hiperaktif nih daripada 2 kelas 9 yang kemarin2. Yasudahlah, awalan seperti biasa, ngaji…dst…materi sesi pertama tentang “BERBAKTI PADA ORANG TUA”. Mereka serius memperhatikan terutama yang putri, kalau yang putra ada juga yang asyik beraktivitas sendiri…hehe…adik-adik ngajak main di luar kelas. Yasudah, kita keluar deh… yang putra memang agak susah dikendalikan.hoho. untuk ada akhwat yang bantu. So, Nungma main2 aja dengan yang putri. Nung bagi menjadi 2 kelompok : Aisyah dan Khadijah. Mereka harus buat yel-yel. Seru banget lah…then main2. Mulai dari games konsentrasi, tung2 srung, semut gajah ulat dan ular, dll…langsung akrab dengan adik2…
Jam 11, mereka minta untuk ‘renungan’. Wah, yang putri request nih. Pas ku tanya yang putra gak ikut nih? Mereka bilang, gak usah aja mbak, kita aja. Kebetulan yang putra juga masih asyik diskusi di pojokan. Yasudah, renungan khusus 9C putri. Dik Sa membluetooth lagu Bunda-nya Melly dari HP ku. Then kita dengarkan bareng-bareng…
Dan Nungma pun mulai berkata-kata…sambil berkaca-kaca…akhirnya menangis juga…Nung ajak mereka menghadirkan wajah ayah dan ibu mereka, merenungkan kembali apa yang sudah mereka lakukan untuk keduanya, merenungkan kembali perjuangan, pengorbanan dan jasa-jasa kedua ortu mereka…dan masih banyak lagi…mereka benar2 menangis haru…semoga kontemplasi ini mampu menyadarkan dan membangkitkan semangat mereka!!! [ada yang sempat mengabadikan moment ini]…

Adik-adikku….
Renungkanlah. jika suatu saat nanti IBU & BAPAKmu telah tiada, sudahkah selama ini kita mempersembahkan yg TERBAIK untuk mereka ???
Kenanglah kasih sayang mereka…
BAPAK….
Tetes demi tetes peluh keringatnya, pengabdian tertinggi untuk keluarga, sebagai pemimpin, pengatur, pencari rizki bagi keluarga. Terkadang beliau tidak memperhatikan keadaan dirinya sendiri. Beliau rela tidak makan untuk keluarga…agar kita tetap bisa sekolah.
Tak jarang, beliau harus dihadapkan pada permasalahan yg pelik yg disembunyikannya dari keluarga.
Wajar…beliau tidak mau bebantersebut ikut ditanggung oleh istri dan anak-anaknya…
BAPAK…sosok gagah, tegar dan berwibawa yg kini telah tiada..lalu siapa lagi yg memimpin, mengatur,dan mencari rizki untuk keluarga??? Siapkah kita saat ini, untuk bisa seperti BAPAK???menjadi pekerja keras tanpa pamrih semata-mata demi keluarga?Apa yg mau kita berikan buat BAPAK, jika kenyataannya beliau harus meninggalkan kita??Sudahkah kita membuat beliau bangga??
Dengan akhlaq kita..dengan prestasi kita..dengan kebaikan-kebaikan kita…??
Atau sosok manusia ini hatinya malah membatu!!!
Hilang rasa hormatnya pada orang tua!!
Sehingga perilaku malah menjadi kasar terhadap mereka.
Tapi lihat…mereka tetap tersenyum..sang BAPAK tetap mengobatkan kita jika sakit…padahal umpatan dan cacian yg terlontar dari mulut ini mungkin sama sekali sudah sulit dihitung, karena begitu banyak!!!

IBU…
Ingatlah pengorbanan Sang IBU, yg menyayangi dan melindungi kita sejak dalam kandungan..yg merawat dan membela kita setiap saat, kesalahan dan kejelekan kita, ditutup rapat oleh IBU..
IBU hanya berharap..anaknya akan berubah suatu saat..
Coba ingat, ketika kita mendapat masalah,IBU-lah tempat terbaik untuk bercerita..nasihat-nasihat beliau begitu tulus, senyumnya begitu teduh, seolah beliau berkata:
“KAMU HARUS MENJADI ANAK YG BAIK !!!”
ketika sakit..IBU terus menunggui kita, membantu kita untuk segera sembuh, memotivasi untuk selalu bertahan.
IBU…yg selalu kita cium tangannya ketika berangkat beraktivitas…yg selalu kita jadikan pembela setiap saat.
IBU…yg melindungi dan mengatur, melayani kebutuhan kita,sehingga kita terlupa dan menganggap IBU sebagai pelayan dalam keluarga.
Sudahkah kita minta ampun kepada IBU..???
Atas kesalahan-kesalahan kita..atas umpatan dan cacian kita..atas kemarahan kita kepada beliau??
Atas kesewenang-wenangan kita..
memperlakukan dengan keji…,
Sosok yg mulia bernama IBU!!

Adik-adikku…
Kita hanya melihat sedikit, tenteng perjalanan WAKTU!!!
Di mana mudah bagi Allah untuk mengambil BAPAK & IBU dari sisi kita… WAKTU tidak dapat diramal, sehingga saat-saat pahit itu, ketika harus berpisah dengan
BAPAK & IBU,sangat tidak bisa diperkirakan, akan tiba saat itu dengan cepat, pahit dan luka…
Karena dua sosok yg amat berharga dalam hidup kita…
Kini tiada!!!
dst….

Setelah selesai, Nung ajak mereka menghapus air matanya kemudian kita mencoba kembali tertawa ceria, Nung bangkitkan semangat mereka…kemudian kita bersalaman dan berpelukan. Bener2 mengharubiru…^^v. Nungma sayang kalian semua adik-adikku…
Sesi pertama yang LUAR BIASA!!!
Jam 09.20 kembali ke ruang briefing. Hoho…tampang Nung masih ‘gak jelas’ nih. Sesi kedua Nung dapat kelas 8E. yang kelasnya samping mushola. wow, kayaknya anak-anaknya unik-unik nih. Tak aksih materi dulu tentang “KRITERIA SEORANG ANAK MUSLIM” dulu. Singkat tapi semoga dapat mengena dan mereka pahami. Kemudian kita main2 di luar. Wah, yang putra agak susah diatur nih…Mas Anto membantu mengendalikan. Jan tenan, terutama si Septian…dandanan ni anak dah kayak kepala geng aja. Hehe. Kita main komunikata, ada 4 kelompok yang putri dan 2 kelompok yang putra. Seru banget!!! Si Septian selalu beraksi. Tapi kocak juga tu anak. Apalagi pas menirukan gaya Parto pas lagi nari. Hehe. Sampai sakit ni perut karena ketawa. Games selanjutnya mereka harus buat lingkaran gitu…muter2…hihi.gayenglah…ada juga games yang mereka harus berdiri dengan kompak dari posisi duduk. Si Septian selalu berulah…hihi…jam 10.55 mereka minta masuk kelas, yang putri banyak yang bilang : “Mbak, pengin renungan”. Ya sudah…
Sampai di kelas, kembali Nungma kondisikan kelas itu. Kemudian tak bilangin..”Adik-adikku, mari sejenak kita tundukkan kepala kita, tenangkan hati kita, lupakan sejenak semua masalah yang mungkin ada, dengan penuh kesadaran diri, bukalah mata hatimu, hadirkan wajah kedua orangtuamu…dst….”. [Nng perhatikan berkeliling : ternyata Septian juga ikutan nyetel lagunya Bunda dari HPnya. Septian duduk di bangku paling kiri no.2 dari depan, Nung gak nyangka!!! Ada juga yang malah nyetel lagunya Bondan ‘Yasudahlah’. Ni anak Nung lupa namanya, tapi memang hiperaktif kedua setelah Septian, duduknya di bangku deretan Septian no.2 dari depan juga. Nung kemudian meminta agar dimatikan dulu lagunya, nanti aja dik setelah lagu ini ya, e…ni anak malah nekat…tapi akhirnya mampu Nung kendalikan. Nung mencoba mengeraskan suara…biar adik-adik bisa dengan jelas mendengarkan suara Nungma…kita berkontemplasi bersama…15’an kita berkontemplasi. Isak tangis masih terus terdengar. Ketika Nung katakana tentang kematian, tentang keduaortu mereka, nangis mereka semakin kencang… Nung kaget juga, semula Nung ngira Septian dan anak yang hiperaktif ke2 setelah Septian itu menunduknya bukan merenung tapi tertidur…tapi ternyata : “MEREKA MENANGIS”. Mereka terisak, mereka terharu…Subhanallah…

Di akhir renungan, kembali Nung bangkitkan semangat mereka…Nung ajak mereka semua berteriak : “AKU PASTI BISA MENJADI ANAK YANG SUKSES. MENJADI ANAK YANG DIBANGGAKAN ORANG TUA. AKU PASTI BISA!!!”
Applause buat kita semua…
Sesi kedua Nungma tutup dengan mengingatkan mereka kalau Ramadhan sebentar lagi berlalu, amri kita optimalkan lagi, kita tingkatkan lagi ibadah-ibadah kita…SEMANGAT ADIK-ADIKKU…MBAK NORMA SAYANG KALIAN SEMUA KARENA ALLAH SWT!!!
Setelah Nungma tutup, salaman dan berpelukan dulu dengan adik-adik yang putri…dengan ketulusan dan kepolosan mereka, nayak diantara mereka yang mengucapkan : “TERIMA KASIH YA MBAK….” [deg…terharu+trenyuh diri ini].
Selanjutnya, Nung pamitan dengan Mas Anto dan rekan-rekan yang lain. Nungma harus segera terbang ke MIPA. Menebarkan benih INSPIRASI bersama adik-adik MARU Muslimah MIPA 2010 dalam acara yang diadakan DKM SKI FMIPA UNS ; “ASMA 2010”. Nungma akan menyebarkan FORMULA SUPER-nya SUPERTWIN dan AKTIVIS IPK!!! Tema ASMA kali ini tentang “AGAR NGAMPUS TAK SEKEDAR STATUS”. Sebenarnya dulu yang mau ngisi penulis bukunya, yaitu Mbak Vida Robbi’ah Aladawiyah, n Nungma yang jadi moderatornya. Ealah, kok malah Nungma dinaikkan pangkat oleh adik-adik panitia karena Mbak Vida-nya mendadak gak bisa karena ada agenda lain dalam waktu yang bersamaan dengan acara ASMA. Hoho…Bismillah…semoga bermanfaat!!!
Pasca ngisi di MIPA, Nung balik ke kost dulu. Rehat bentar. Jam 14.30 siap-siap. Coz jam 15.15 harus ngisi Pesantren Ramadhan lagi di SMP 16 Surakarta. Khusus untuk adik-adik kelas 7 lanjut dengan buka bersama. Nungma akhirnya berangkat sendiri ke lokasi, karena Ika ternyata tidak bisa ada GO AAI di MIPA. Sampai SMP 16, ternyata adik-adik dan para guru sedang shalat Ashar berjamaah. Oya, tadi pas mau masuk gerbang, ada seorang anak yang ‘mau kabur’, kemudian tak tanyain : “Mau kemana dik?”…tu anak Cuma senyam senyum…kemudian dia bilang..kok sepi ya Bu?? (duh, kok Ibu lagi. Panggil Mbak aja..hehe). ku jawab mungkin lagi sholat. Nung tanya sambil ngajak dia masuk ke dalam sekolah : “Kamu dah sholat belum?” e, tu anak yang kemudian ku ketahui namanya Lintang menjawabnya dengan gelengan kepala. Ku minta dia untuk gabung dengan teman-temannya di mushola. Dy tetap gak mau. Waduh, yasudahlah, mau dibujuk pake cara apa ni anak tetep gak mau ke mushola…
Nungma duduk di depan kelas 9C sambil tilawah. Lintang duduk juga, then Nung ajak ngobrol aja. Sholat Ashar selesai, dik Umi datang, Dimas juga. Mas Anto kembali membriefing kita. Nung dapat kelas 7C. Kelasnya Lintang tadi. Wow, lebih hiperaktif ternyata…Nung mulai merasakan ada yang aneh dengan tenggorokannya. Mungkin karena tiga hari ini terlalu bersemangat. Hehe…untuk menghadapi kelas yang cukup rame ini, Nung harus sekuat tenaga agar suara Nung tetap bisa keras dan jelas. Pembukaan dst…ngaji bareng…salam penuh semangat…dst..Pada sesi sore ini Nung menyampaikan materi sekaligus memotivasi tentang SIMBOL SUKSES (DUNIA DAN AKHIRAT). Kemudian kita main games di luar, di deket mushola. Bapak2 guru tengah sibuk mempersiapkan tempat untuk buka bersama nanti.
Adik-adik 7C terutama yang putri cukup bersemangat nge-game nya. Kalau yang putra ogah-ogahan. Mereka request pengin main sepakbola aja. Tapi gak tak perbolehkan. Hehe…ehm, sore yang indah…kita main kucing-kucingan, komunikata, nyanyi bareng, tepuk Islam, dll…mereka juga taka jari nyanyi Pesantren Ramadhan Ceria versi Doraemon’lyric. Hehe..(nadanya kayak lagunya Doraemon gitu.hoho. dasar DORAEMONHOLIC!!!)
“Aku ingin belajar…Aku ingin mengaji…
Ingin ini ingin itu…banyak sekali…
Semua…semua…semua dapat diwujudkan
dengan ikut Pesantren Ramadhan…
Lalala…aku senang sekali…jadi santri…” [hehe..]
Yang putra dikendalikan oleh Dik Asty. Nungma masih bermain-main dengan Nurul cs…seru lah, endingnya kita duduk-duduk sambil tebak-tebakan, nyanyi-nyanyi, dan curcol…mereka sangat bersemangat jika kelak ada ekstrakurikuler BTA gitu, mereka ingin belajar mengaji. Dalam hati Nung sangat terharu, melihat wajah-wajah mereka yang polos tapi penuh semangat untuk mempelajari Islam. Subhanallah… jam 17.05 adik-adik mengambil tas-tas mereka kemudian duduk manis di mushola. Ada pemutaran film, games2 gitu yang dikomando oleh Febri dan Mas Anto. Para ‘mbak-mbak’ juga ngumpul di deket mushola. Ahay, ada dik chubby Fera nih!!! Hehe…ada Dik Asty, Uci’, Mbak Sri Nur, Mbak Ririn, Erny, Henny, Arum, dan masih banyak lagi….rame lah!!
Waktu berbuka pun tiba, Mas Anto adzan..then kita bantu ibu-ibu guru untuk mendistribusikan konsumsi snack dan es untuk adik-adik…ributnya..hehe…selesai ‘makan ringan’ kemudian mereka sholat Maghrib berjamaah. Nungma dan beberapa akhwat lain menyusul. Selesai sholat adik-adik ke ruang kelas masing-masing untuk makan besar.
Kita kemudian berkumpul di deket mushola, dipimpin oleh Mas Anto. Buka bareng…makan kolak aja…^^v. intinya, 3 HARI YANG LUAR BIASA!!! Terima kasih buat mas Anto yang telah memberikan kesempatan LUAR BIASA ini. Hm, berakhir foto-foto bareng deh…ending yang bener2 happy…menikmati pesona langit malam di lapangan upacara, mendongakkan kepala sama Dik Fera…hoho…mbak paling suka liat senja dan bintang dik…hihi…damaiii gitu rasanya…Alhamdulillah, sore tadi menjelang berbuka N5300 ku penuh dengan SMS-SMS yang mengejutkan sekaligus membahagiakan…(Alhamdulillah ya Rabb, Engkau mengabulkan doa hamba…)
Setelah pamitan dengan Mas Anto dan bapak-ibu guru, kita pulang…Nung dianter dik fera sampa belakang kampus..yang penting cari rentalan dulu. Harus ngeprint lembar presensi lagi untuk I’tikaf malam ini. Sampai NH, untung sholat Isya nya belum selesai…

HARI-HARIKU DI RAMADHAN TAHUN INI MEMANG LEBIH LUAR BIASA!!! Alhamdulillah…
TERLALU MANIS UNTUK DILUPAKAN!!!
(makanya biar tidak lupa, pengalaman ini saya tuliskan…^^v)
[Keisya Avicenna, 5 September 2010 @ Zona NOstalgia RoMAntic]


Pesan buat adik-adikku di SMP 16 Surakarta :
“Adik-adikku tercinta yang kini beranjak remaja…agar hidupmu lebih terarah, potensi dirimu menjadi permata berharga, masa depanmu lebih cerah, dan hidupmu lebih bergairah, AYO…BERGEMBIRALAH!!! Bergembiralah…karena gembira itu akan menyemangatkan jiwa, membahagiakan hati, mengembangkan fisik, menumbuhkan kekuatan, membuat hidup lebih terarah dan membuat umur lebih bermanfaat. Jadilah pribadi yang berbahagia dan selalu nikmati hari-hari dengan kelapangan dada. Kegembiraan sesungguhnya adalah ketika jiwa selalu tersandar kepada pemilik semesta. Karena kegembiraan itu adalah saat yang dipinjamkan-Nya untuk kita isi dan kita nikmati dengan semestinya. KEEP YOUR SMILE, adik-adikku!!! SALAM SUPER DAHSYAT FULL SEMANGAT!!! LOVE U ALL…*Nungma*”

Buat Mas Anto : Jazakallahu khairan katsir atas kesempatan luar biasa ini. Bersyukur Nungma bisa ‘take a part’ dalam kegiatan Pesantren Ramadhan tanggal 1-3 September beberapa waktu lalu. Banyak pengalaman dan hikmah yang Nungma dapatkan. Semoga ini bisa menjadi awalan yang dahsyat untuk mengembangkan dan membangun PROYEK MASA DEPAN DAKWAH di SMP 16 Surakarta. Semoga Allah Swt berkenan menguatkan, mempermudah serta mengabulkan apa yang menjadi impian dan cita-cita Mas Anto. SALAM TEPAT dan TERBAIK!!! ^^v

Buat Dik Fera dan para pengajar yang lain : KEEP HAMASAH yaaaa!!!

Friday, September 03, 2010

3 September 2009 – 3 September 2010

Friday, September 03, 2010 0 Comments

3 September 2010, tanggal ini setahun yang lalu (3 September 2009), menjadi momentum bersejarah dalam hidupku. Bagi keluargaku juga. Alhamdulillah, hari itu namaku bertambah 3 huruf menjadi Etika Suryandari, S.Si. ^^v. WISUDA. Yaa, sebuah momentum bersejarah bagi setiap mahasiswa. Masih teringat jelas, pagi itu senyum bahagia terpancar jelas dari wajah ibuk, babe, kang dodoy, dan my supertwin. Kami kompak mengenakan kostum coklat. Hadiah terindah dariku pada mereka di Ramadhan tahun lalu. Senyum bahagia juga terpancar di wajah teman-temanku dan keluarga yang mengantar mereka. Pun juga dosen-dosenku. Pukul 07.30 kami sudah berjajar di depan rektorat bersama rekan-rekan wisudawan/wati UNS yang lain. Total wisudawan/wati pada periode September ini ada sebanyak 1388 orang. Prosesi wisuda pun dimulai sekitar pukul 08.00 pagi. Aku duduk di kursi nomor 3 baris T18 bersama rekan-rekan dari MIPA. Di sarang penyamun euy! ^^v. Setelah kucir topi togaku berpindah ke kanan (sudah resmi jadi sarjana science), jam 10.15 ke MIPA naik kereta kelinci. Lucunya...
Sampai di MIPA sudah banyak yang menyambut (berasa artis.com). Banyak yang ngasih bunga MAWAR (my favourite flower). Ada kejadian lucu waktu mau naik tangga di depan Gedung B (ulah my supertwin nih!). Di MIPA, dapat kenang-kenangan dari fakultas yang diserahkan secara langsung oleh Pak Kartiko, Ketua Jurusan Matematika. Alhamdulillah, sekitar jam 12.00 selesai sudah. Terima kasih ya Allah untuk hari itu... Wisuda di bulan Ramadhan, semoga full barokah... Ijazah sudah, semoga ijabsah segera menyusul. aamiin... ^^v
Sebelum wisuda, ada dua momentum bersejarah juga yang telah dilalui. Kedua momentum ini memberikan kenangan tersendiri yang tidak akan bisa dilupakan. Seminar skripsi dan pendadaran. Hmm, seru juga kalau diingat kisahnya. Berikut nih ceritanya...
***
Seminar Terdahsyat di Bulan Juli 2009

Jumat, hari ketiga di bulan Juli.. bulan dimana aku mengambil tema “SEMANGATKU… TAK TERBATAS WAKTU!!!”. Jumat ini, menjadi hari yang bersejarah untuk aku dan ketiga temanku (Novandry Widyastuti, Kurnia Lutfi Astuti, dan Ferry Harsi Purniawati). Kok bisa? Karena di Jumat ini, kita berempat menggelar seminar skripsi secara berurutan… Mulai dari jam 08.00-14.00 WIB. Momentum yang luar biasa. Bisa jadi bahan cerita untuk anak cucu kelak. Hihihi..
Sebelum mulai menceritakan kisah di hari “H”-nya, ada baiknya (menurutku sih), aku ingin berbagi cerita tentang sebuah kisah yang terjadi di antara kita (lho..maksudnya kita tuh..aku dan seminarku…hihi :D). Ku ambil setting waktu (kayak sutradara saja) di awal bulan juli saja ya (harus mau.. lha wong aku yang nulis). Simak nih!
1 Juli 2009
Hari ini hari Rabu… hari pertama SNMPTN… dan hari di mana aku harus menghadapi ujian. Ujian hidup tentunya (tiap hari sih). Maksudku, hari ini jam 09.00 aku harus mengikuti ujian tulis bahasa Jepang di salah satu lembaga pendidikan nonformal di kota rantauku. Kenapa aku belajar bahasa Jepang??? (RAHASIA!!! Eh, gak ding.. kapan-kapan aku akan sharing masalah ini). Ujian berlangsung jam 09.00-10.00. Ujian tulisnya tentang huruf HIRAGANA. Ya memang baru itu yang dipelajari. Alhamdulillah, mendapat peringkat 3 di kelas (angka yang kusuka) yang mengindikasikan aku sudah menguasai HIRAGANA di atas 80 %..gitu lah! No body’s perfect. RIGHT???!!! U must agree with me. Setelah ujian tulis, dilanjutkan materi oleh sensei (dosen)ku sampai jam 13.00. Ternyata hari ini pertemuan terakhir… hiks..sayonara!!! Setelah makan siang dll, janjian dengan Mega (tim KWU-ku) untuk memproduksi brownies di “rumah produksi KANOME” (nebeng dapurnya teman Mega). Rencana hari ini kita berdua akan memproduksi brownies isi selai sebanyak 3 loyang. Sebenarnya TIM KANOME ada 3 orang (etiKA, NOvi, dan MEga), tapi hari ini Novi berhalangan ikut. TIM KANOME adalah tim kewirausahaanku. Sebulan lalu aku dan 40-an mahasiswa UNS tergabung dalam KULIAH KEWIRAUSAHAAN LANJUT yang diselenggarakan UNS yang bekerjasama dengan DIKTI. Di KKL itulah aku bertemu dengan Mega dan Novi. Kamipun sepakat memulai rintisan usaha ini.. Brownies isi selai dan kripik tempe aneka rasa. Memang, bukan suatu usaha yang LUXURY!!! Ini hanya usaha mikro..tapi “PROSES”nya lah yang sangat “MAKRO” karena perjuangan selalu ada di setiap proses itu. Dan ini merupakan salah satu perwujudan impianku di tahun 2009 yang kuabadikan di DREAM BOARD buatanku di Semarang… Ada beberapa capaian yang ingin kuwujudkan di tahun 2009..dan salah satu impian itu adalah “Mempunyai rintisan usaha”. TERWUJUD!!!
Kembali ke.. BROWNIES!!! Pukul 14.00-16.30 aku dan Mega berkutat di dapur dan akhirnya brownies itupun jadi. Asyik juga…coz ini pengalaman kedua membuat brownies kukus (dulu pernah sih buat brownies bareng ma temen2 LQ meski dengan proses yang berbeda). Jadi koki 2,5 jam. Kanan pegang mixer, kiri pegang HP (facebook-an..hihihi). Kembali lagi ke brownies..setelah tiga Loyang sudah jadi, kita berdua menuju kost Mega..tahap selanjutnya..PENGEMASAN!! Maghrib baru selesai..sampai di kost ba’da Isya.. LUAR BIASA!!! Tepar deh..bangun tengah malam.. QL then baca buku diteruskan nyicil slide presentasi buat seminar skripsi. Meski hanya background dan awalan.. hihihi..
2 Juli 2009
Hari kedua di bulan Juli. Hari kedua SNMPTN juga. Tak terasa besok seminar skripsi! Slide belum jadi… artikel juga belum fix. Ada yang salah juga.. Hari ini harus selesai 100 %. SEMANGAT!!! Berangkat ke MIPA pukul 06:45 karena harus bertemu dengan Pak Trimo (ketua komisi TA), mau minta tanda tangan beliau untuk undangan seminar besok. Sambil menunggu kedatangan beliau, sempat ngobrol dengan salah satu peserta SNMPTN yang duduk di sampingku. Alhamdulillah, jam 07.00 tepat beliau tiba di MIPA. Tanda tangan sudah didapat. Ke mushola AZZAM-nya MIPA. Ruangan sejuk itu kosong.. akhirnya “mojok” untuk menyalakan laptop (stop kontak untuk nge-charge di pojokan mushola soale…). Mulai mengedit artikel dalam bahasa Inggris yang hari ini harus dikumpulkan. So, WAJIB SELESAI!!! Berteman winamp yang dengan rela menyajikan murottal dan lagu2 dahsyat yang memotivasi (mulai dari “Sang Pemenang”-nya Ippho Santosa, lagu Jepang “Mother”-nya SEAMO, “We are The Champions”-nya Queen, sampai “Bangkitlah Negeriku”-nya Izzis… pokoknya lagu-lagu yang haroki full hamasah….). Denting arloji mushola menunjukkan pukul 08.00 waktu setempat. SNMPTN pun dimulai. Aku pun mulai merevisi artikelku. Satu jam berlalu.. akhirnya SELESAI juga!!! Sekarang, cari tempat untuk nge-print. Tanya Imam, Presiden BEM FMIPA 2009..ternyata printer komputer BEM masih office 2003 (padahal yang aku butuhkan Office 2007). Akhirnya, ada adik tingkat yang memberitahu bahwa di sekretariat HIMATIKA bisa office 2007. Ke sekre HIMATIKA deh.. Ruangan itu memang SANGAT BERSEJARAH untukku… Aku “lahir dan besar” sebagai mahasiswa Matematika juga di situ.. Alhamdulillah, sudah ngeprint dengan sukses. Selanjutnya, fotocopy artikel untuk tiga pengujiku besok. Setelah ngopy, mencari tiga penguji. Alhamdulillah, bertemu dengan Bu Etik… Eh, malah diminta ngrekap nilai. Maklum, aku asdosnya. Sambil PDKT gitu lah.. ^_^. Pak Gi tidak masuk, so artikel aku taruh di meja beliau. Pak Trimo masih mengawasi SNMPTN… tapi akhirnya bisa bertemu juga. LEGA!!!
Pukul 13.00..back to Zona Supertwin, my boarding house. Editing slide. Baru 30 %..ngantuk! akhirnya tidur siang dulu. Sebelum tidur, ada firasat..listrik akan mati… Beneran!!! Waktu terbangun, listrik kost konslet… ada kabel listrik yang kena air. Astaghfirullah… padahal slideku belum selesai. Ba’da ashar, ke rental langgananku. KINSHA. Sempat update status di FB dulu “Hari ini Allah memberiku puzzle yang mengharuskan aku menyusunnya menjadi sesuatu yang indah. AKU PASTI BISA”. Yup, inilah puzzle itu..sebuah hambatan yang menjadi tantangan..yang berbuah kelegaan saat sampai di kesudahan. Menatap komputer di KINSHA sampai pukul 17.00.. Pedes juga mata ini… tapi LEGA!!! Alhamdulillah…senja menyambutku dengan benang jingganya yang indah… senyumku berkembang menatap senja sore itu..OPTIMIS!! BESOK PASTI BISA (padahal belum prepare + latihan presentasi).
Sampai di kost.. masih GELAP GULITA!!!
Ba’da isya, masih sempat latihan presentasi sebentar meski akhirnya si laptop kecilku meninggal dengan tenang karena kehabisan energy.. Ya sudahlah.. tetap SEMANGAT!! Akhirnya, di kegelapan malam itu (gelap karena listrik mati juga).. digelar rapat kost dadakan. Aku memimpin rapat itu (maklum, sudah 2 tahun ni jadi ketua kost PINK … PINKerz..kapan nih aku dilengserkan?????). Ada hal urgent yang harus dibahas. Hihihi.. Kebetulan hari itu ada mbak kost (Mbak Alfi) yang khusus datang lagi ke kost untuk mengantarkan undangan walimahannya. Yup, rapat malam itu membahas rencana “touring ke Cilacap”. Walimahan ke tempat Mbak Alfi sekaligus piknik kost.. Malam yang indah.. Kost ini memang memberiku kekuatan yang luar biasa…yang terbalut dalam indahnya nuansa ukhuwah yang semoga tak lekang oleh jarak dan waktu…
Setelah rapat kost, kembali ke Zona Twin. Menyalakan lilin (sempat ku foto juga lilin yang menerangi Zona Twin malam itu…) dan mulai membaca referensi untuk persiapan besok… Setelah mata ini tidak bisa diajak kompromi…kuputuskan untuk merangkai mimpi saja…
SEMOGA BESOK LEBIH LUAR BIASA!!!!
3 Juli 2009
Akhirnya datang juga!!! Hari ketiga di bulan Juli. Hari Jumat.. hari yang semoga full barokah… HP sudah lowbat! Laptop sudah mati. Jam 07.00 berangkat ke kost Nia dengan bawaan yang lumayan banyak. Hari ini aku memakai kostum favoritku…BATIK MERAH HATI.. WARNA YANG SELALU MEMBERIKU SEMANGAT DAN INSPIRASI. KAN KUBUKTIKAN MERAHKU!!! Kubawa referensi setebal 7 cm dan copyan artikel untuk peserta seminar. Di kost Nia, akhirnya bisa ngecharge dan latihan presentasi. Jam 07.30 berangkat ke kampus bersama Nova dan Nia. Mempersiapkan ruangan, laptop, LCD, dll. Nata kursi juga..karena habis dipakai SNMPTN. Ruang A.15 itu menjadi saksi bisu kisahku hari ini. Jam 07:55 ketiga dosen pengujiku tak kunjung tiba sementara peserta seminar sudah hampir memenuhi ruangan itu. Akhirnya aku turun ke lantai dua. Alhamdulillah, Bu Etik dan Pak Gi sudah ada, tinggal Pak Trimo. Beliau aku hubungi, tapi HP-nya tidak aktif… Selang berapa lama..beliau datang juga. Jam 8 lebih dikit…akhirnya mulailah seminar itu. Disaksikan sekitar 40-an lebih peserta (dari angkatan 2007 sampai 2005) aku presentasi sekitar 15 menit, dilanjutkan tanya jawab sampai pukul 09.00. Alhamdulillah lancar meski banyak hal yang harus direvisi. LEGA RASANYA!!!!! Jazakumullah khoir buat semuanya… TERIMA KASIH YA RABBI !!!! Setelah aku, Nova yang seminar, dilanjutkan Kurnia (teman satu risetku, hari ini aku dan Kurnia kompakan pake batik merah hati padahal gak janjan sebelumnya…sehati mungkin ya!), dan Nia (pukul 13.00). Alhamdulillah, pukul 14.00 semuanya selesai..Sempat foto-foto dulu then beres2 tempat.
Pukul 14.30 kembali ke kost, rencana awal mau pulang bareng Nova yang bawa motor..eh, waktu aku lagi asyik ngobrol dengan adik binaanku…Nova meninggalkanku… hiks, setelah ku SMS ternyata dia tadi lupa kalau aku mau pulang bareng dia… hihihi (dasar!!!). Jalan kaki deh... padahal bawaan berat banget.. SEMANGAT!!! Lha lagi seneng, jadi gak terasa!! Di tengah jalan, dapat tebengan juga… Alhamdulillah… Ya..itulah sekelumit kisahku…Semoga banyak hikmah yang bisa diambil (khususnya untukku)
SEKARANG!!! Saatnya revisi dan siap-siap ke proses selanjutnya…Menggoreng TELOR DADAR ISTIMEWA dengan bumbu : doa, semangat, kerja keras, pantang menyerah, positif thinking, dan tentunya restu orang tua…

Ayo Tik, akhiri kisah di kampus ini DENGAN INDAH!!!
060709_06:24
***
130 HARI BERSAMANYA
21 Juli 2009 menjadi hari yang SANGAT BERSEJARAH dalam hidupku. Pukul 13.00-14.26 (sekitar 1 jam 22 menit) aku “dieksekusi” untuk mempertanggungjawabkan skripsiku yang berjudul ESTIMASI FUNGSI TAHAN HIDUP VIRUS DEMAM BERDARAH DENGUE MENGGUNAKAN METODE KAPLAN-MEIER. Aku dieksekusi oleh 3 dosen penguji (Dra. Etik Zukhronah, M.Si, Dra. Yuliana Susanti, M.Si, dan Drs. Santosa, B.W., M.Si) ditambah 2 dosen pembimbing skripsiku (Drs.Sugiyanto, M.Si dan Drs. Sutrima, M.Si). Bertempat di Ruang Sidang I Lantai I Gedung A FMIPA UNS, aku mencoba memberikan yang terbaik untuk menyelesaikan amanah besar dari orang tuaku. Sebenarnya, kalau pendadaran di MIPA, sudah ada ruangan khusus di Gedung B, tapi berhubung mulai tanggal 21-31 Juli sudah di-booking untuk pendadaran jurusan Fisika akhirnya aku mendapat ruangan di Ruang Sidang I. Eksklusif sih! Masih ku ingat akan perjuangan mengurusi birokrasi perizinan meminjam ruangan ini. Membutuhkan kesabaran ekstra, tapi Alhamdulillah… pertolongan-Nya tak pernah berhenti menyertai langkah ini. Terima kasih banyak buat birokrat MIPA yang telah membantu!!!
Sehari sebelum hari H, banyak SMS yang masuk untuk memberikan dukungan. Terima kasih banyak ya saudara”ku!!! Ayah, bunda, dan Kang Dodoy pun tak henti memberikan support. Malam harinya, lebih banyak menenangkan diri (makasih juga untuk Dhek Nunk yang sabar membangunkan aku…). Betapa QL di sepertiga malam itu memberikan nuansa yang berbeda. Syahdu… Selepas QL, sempat belajar sambil mendengarkan murottal dan nasyid-nasyid pilihan. Tak lupa foto KYDEN (my lovoley family) selalu menemani. Foto itu aku letakkan di sebelah kanan laptop yang aku gunakan untuk belajar. Foto yang selalu aku bawa ke manapun aku pergi. Foto yang selalu memberikan kekuatan besar untukku. My family is my spirit!!!
Pada tanggal 21 Juli ini, teman satu risetku, Koryna Aviory juga ujian pendadaran jam 08.00. Jadi aku menungguinya dulu sambil membaca ulang beberapa referensi yang aku bawa. Sekitar pukul 10.00, Koryna dinyatakan LULUS!!! Selamat ya Sobat!!! Masih sekitar 3 jam lagi… Akhirnya aku memutuskan untuk “menenangkan diri” di Lantai 3 Gedung A FMIPA. Ruangan yang selalu memberiku kesejukan hati tatkala menginjakkan kaki di sana. Ruangan yang turut menjadi saksi “penggemblengan”ku dalam tarbiyah ini… Ruangan yang menjadi tempatku mengadu pada-Nya.. mushola Azzam!!! Saat itu, mungkin cuma aku yang ada di Lantai 3 secara otomatis juga cuma aku yang ada di Mushola Azzam ini (kayaknya lho…entahlah, ada makhluk yang lain atau tidak ^_^). Sehabis berwudhu, aku mencoba menenangkan diri dengan tilawah. Kemudian membaca surat favoritku (Q.S. Ar-Rahman : 1-13) sebanyak 3 kali. Alhamdulillah…sedikit tenang!!! Nokia 5300-ku juga turut berperan dalam menghadirkan ketenangan itu. Beberapa sahabat, memberikan SMS motivasi dan semangat ada juga yang meminta maaf karena tidak bisa menemaniku pendadaran. Setelah tilawah, aku mencoba mengulang kembali presentasiku dan menyiapkan beberapa jawaban yang mungkin akan ditanyakan dosen penguji. Pukul 12.00 adzan pun berkumandang.. Beri kemudahan Ya Rabb!!! Di mushola itu, aku bertemu dengan ibu Etik, salah satu dosen penguji. Ehm, ngobrol sebentar sambil bercanda… Meski agak grogi juga!!! Pukul 12.30, menyiapkan LCD, laptop, dll di Ruang Sidang I bersama beberapa sahabat tercinta. Makasih banyak ya sobat-sobatku… Oya, Dhek Nung (my supertwin) tadi juga mondar-mandir di sekitar Ruang Sidang I untuk memberikan roti untukku, berhubung sedang tidak nafsu makan, roti itupun hanya aku gigit ujungnya. Hihi… Pukul 13.00 satu-persatu para “eksekutor” datang juga. Dan 4 menit kemudian….MULAI!!!
Alhamdulillah, SUKSES!!! Betapa Allah memberikan aku begitu banyak kemudahan. Alhamdulillah, pertanyaan demi pertanyaan yang diberikan dosen penguji bisa aku jawab. Suasana pendadaran juga tidak terkesan “seram”, bahkan begitu santai layaknya percakapan biasa. Dosen penguji sepertinya sangat menikmati pendadaran ini. Demikian halnya aku!!!
Sekitar pukul 14: 26 akhirnya resmi dinyatakan LULUS!!! Alhamdulillah, pendadaran ini selesai jauh lebih cepat dari waktu idealnya yakni 2 jam, tapi bisa selesai dalam waktu 1 jam 22 menit… so amazing for me!!! Satu per satu dosen penguji mengucapkan selamat. Saat kelima dosen penguji sudah keluar ruangan, satu per satu sahabat yang menunggui masuk ruangan dan turut mengucapkan selamat. TERHARU!!! BAHAGIA!!! BERSYUKUR BANGET!!! TERIMA KASIH YA RABBI!!!
Akhirnya, PENANTIAN ITU BERAKHIR INDAH… HAPPY ENDING.. dan semoga FULL BAROKAH… AMIN!!!
NB : Skripsi ini aku selesaikan kurang lebih selama 130 hari (terhitung mulai 13 Maret 2009). Alhamdulillah, meski sedikit melenceng dari “GRAND PLANNING” yang aku buat (selesai 4 bulan..tapi faktanya 4 bulan lebih dikit…), namun tak menjadi masalah buat aku karena salah satu impian yang aku tulis di DREAM BOOK, DREAM BOARD, dan THE JOURNEY IN MY LIFE “TAHUN INI” bisa aku coret yang berarti aku telah mewujudkan impian dan target itu. Alhamdulillah, bisa lulus dalam waktu tiga tahun sebelas bulan ^^v

***
3 September 2009
Kebahagiaan yang terangkum hari itu menjadi penawar hati dalam penantian selama ini. Tiga tahun sebelas bulan meniti tangga demi tangga perjuangan yang penuh dengan tantangan dan rintangan. Tapi, tantangan dan rintangan itu tak menjadi penghalang untuk terus melejitkan asa. Hari itu genap sudah perjalanan di kampus hijau, UNS tercinta. Tapi perjalanan belum berakhir, masih terus berlanjut. Setiap pahit getir yang dulu pernah dirasa memang menjadi bumbu penyedap ketika membuka kembali romantisme masa itu. Hari itu memang bukan akhir, tapi awal dari perjalanan yang sesungguhnya...
Buat rekan-rekan Matematika FMIPA UNS yang diwisuda 3 September 2009 (Kur2, Koryna, Nia, Nova, Saras, Sertia, Suli, Kirbani, Anto, Budi, Fajar, Mas Guritna, Mas Ari, Mas Ijal, dll ) : hari ini mari merenung, setahun yang sudah berlalu ini.. apa yang sudah kita kerjakan? Apa yang sudah kita hasilkan? Semoga Allah senantiasa memberikan kita kemudahan dalam setiap aktivitas kita. Yang pengin S2, moga bisa segera S2 trus S3. Yang belum nikah, semoga bisa segera nikah. Yang sudah nikah, moga segera diberi momongan. Yang sudah kerja, moga kerjaannya lancar. Aamiin... SUKSES BUAT KITA SEMUA!!! ^^v
Buat adik-adik dan sahabat-sahabatku yang tengah berjuang menyelesaikan skripsinya… terus bersemangat ya!!! Semoga senantiasa diberi kemudahan…aamiin..
Jakarta, 3 September 2010
Aisya Avicenna

Inspirasi 19 Ramadhan 1431 H

Friday, September 03, 2010 0 Comments

Ahad, 29 Agustus 2010
Pukul 05.30 mengeluarkan REDLIPET (nama sepeda lipatku yang berwarna merah) dari “singgasana”nya. Pagi ini berencana naik sepeda bersama Nuri, sahabat kostku. Awalnya aku naik sepeda sendirian, Nuri berjalan mengikutiku. Saat melewati jalan menuju Pasar Sawo, ada dua orang bapak yang menyeletuk, “Sepedanya cantik!”. Hehe, langsung mesem. Merah gitu lho! ^^v Awalnya bersepeda gantian, akhirnya boncengan. Saat aku dibonceng Nuri, tiba-tiba ada anak kecil yang bilang, “Mbak, ban sepedanya kempes!”. Walah, akhirnya aku turun dari boncengan. Dan benar saja, bannya sedikit kempes. Akhirnya Nuri yang mengayuh sepeda sendirian, aku berjalan di belakangnya. Kalau mau balik ke kost, nanggung. Sudah cukup jauh. Kami gantian naik sepeda menuju Taman Simanjuntak meski ban sepedanya sedikit kempes (nekat.com). Sampai di sana sudah cukup ramai. Kami memilih salah satu tempat duduk yang ada di taman itu untuk beristirahat sejenak. Wew... Astaghfirullah, ada beberapa remaja yang malah berdua-duaan, nongkrong sambil ketawa-ketiwi tidak jelas. Tiba-tiba ada seorang ibu paruh baya yang berdiri di depan kami. Awalnya aku tidak memperhatikan ibu itu. Aku asyik YM-an dengan seorang sahabat. Setelah beberapa saat, ibu itu berhasil mengalihkan perhatianku. Tiap ganti gerakan tubuh, ibu itu selalu melafazkan dzikir. “Subhanallah”, “Alhamdulillah”, “Allahu Akbar”. Berkali-kali. Aku menjadi tertarik. Ibu itu mendekatiku. Minta izin menggunakan bangku di sampingku sebagai pegangan tangannya. Beliau tak henti berdzikir. Ya Allah, basahilah lidahku dengan dzikir kepada-Mu seperti ibu ini, begitu doaku!
Akhirnya ibu itu mengajak aku dan Nuri bercakap-cakap. Ternyata beliau baru sembuh dari kelumpuhan. Sekitar empat bulan yang lalu, beliau terkena stroke. Bahkan sempat koma 4 hari. Kuburannya pun sudah dipersiapkan. Maha Besar Allah, ibu itu berhasil sembuh setelah menjalani perawatan. Beliau sempat menderita amnesia juga. Beliau banyak mengambil hikmah dari penyakitnya itu. Beliau sangat bersyukur karena diberi kehidupan baru. Setelah sadar dari komanya, beliau belajar merangkak, berdiri, dan berjalan lagi. Bahkan belajar mengeja huruf lagi. Beliau benar-benar memulai kehidupan barunya dari nol, tepat di usianya yang ke-50. Ibu itu menyadari bahwa selama ini beliau telah mengesampingkan ilmu agama. Beliau adalah seorang pengajar yang sering mengisi seminar-seminar di berbagai tempat. Kini beliau sadar bahwa ilmu agama memang tidak bisa dipisahkan dari ilmu-ilmu yang lain. Sebelum berpisah, ibu itu sempat berpesan pada kami. Jika memiliki ilmu agama, sebarkanlah ke orang lain. Sampaikanlah walau satu ayat. Trus, jangan melalaikan Allah sesibuk apapun kita. Pesan yang dalem banget.
Hmm, sebuah pertemuan yang luar biasa!!!! Alhamdjavascript:void(0)ulillah...
Jakarta, 19 Ramadhan 1431 H
Aisya Avicenna

Monday, August 30, 2010

Mari Berlomba Meraih Kemuliaan Lailatul Qadar

Monday, August 30, 2010 1 Comments

Tulisan di bawah ini adalah tulisan yang saya dokumentasikan di Diary Ramadhan saya pada Ramadhan tahun yang lalu. Berikut ini adalah rangkuman tausyah Ustadz Mahmud Mahfudz, LC yang disampaikan saat pembukaan i’tikaf di masjid kampus tercinta saya, Nurul Huda Islamic Centre (NHIC) UNS Surakarta pada tanggal 10 September 2009 (20 Ramadhan 1430 H). Semoga menjadi pengingatan dan motivasi bagi kita semua agar semakin bersemangat mengoptimalkan hari-hari terakhir di bulan Ramadhan.
"Inna anzalnaahu fii lailatil Qadr, Wa maa adraka maa lailatul Qadr. Lailatul Qadri khairum min alfi shahr. Tanazzalul malai-katu fii ha bi izni Rabbihim min kulli amr. Salaamun hiya hatta matla-il fajr."
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kami apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhan-nya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.“ (Q.S. Al-Qadr : 1-5)
1.Diawali kata “inna” => untuk menambah keyakinan terhadap pernyataan dan untuk menambah keyakinan bagi orang-orang yang ragu bahwa peristiwa ini sungguh-sungguh terjadi
2.Allah menggunakan kata “kami” => kata ganti orang kedua untuk mengagungkan diri-Nya, serta sebagai pertanda kalau ada keterlibatan pihak lain (malaikat)
3.“Anzalnaahu” => telah (pernah dilakukan), pasti terjadi
4.“Lailati” => gelap, malam. Kenapa tidak siang? Karena malam lebih istimewa, doa-doa akan mustajab di waktu sepertiga malam
5.“Lailatul qadr” diulang sebanyak kali, karena punya 3 keistimewaan :
a.Lebih baik dari seribu bulan
b.Turunlah malaikat (semuanya) untuk menghormati malam tersebut
c.Ada keselamatan, ketenangan, ketenteraman, kenyamanan di malam itu sampai waktu terbit fajar
Pengertian Lailatul Qadar
1.Malam kemuliaan dan keutamaan (lailatusy syarafi wal fadhli) => turunnya Al Qur’an
2.Malam perencanaan dan penetapan (lailatut tadbiri wat taqdiri) => untuk menentukan takdir setahun yang akan datang, semua di tulis di Lauhul mahfuzh (invetaris takdir)
3.Malam yang sempit, karena pada malam itu bumi dipenuhi oleh malaikat (Q.S. Al Qadr :5)
Makna Seribu Bulan
1.Dipahami benar-benar sama dengan 1000 bulan
2.Seribu menunjukkan jumlah yang banyak, satu hari di akhirat = 1000 tahun di dunia
Keutamaan Lailatul Qadar
1.Ibadah yang dilakukan lebih baik dari 1000 bulan
2.Hanya untuk umat Nabi Muhammad SAW => kita adalah umat yang istimewa
3.Malaikat turun dari bumi
4.Pintu langit dibuka dan Allah menerima taubat
Allah menghapus dosa kita secara berkala. Remisi dosa dari Allah ada 3 tahap :
a.Harian, pada waktu sholat 5 waktu
b.Pekanan, saat shalat Jumat/shalat dhuhur di hari Jumat
c.Tahunan, saat bulan Ramadhan
5.Allah mengampuni dosa yang telah lalu
“Seseorang yang shalat malam di malam Lailatul Qadar dengan dasar iman dan semata-mata mencari ridha Allah SWT, maka Allah mengampuni dosa-dosanya” (H.R. Bukhori, Muslim, dan Baihaqi).
Dosa > Pahala (dosa kita lebih banyak dari pahala yang kita peroleh), maka hapuslah dosa kita tiap waktu
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar
1.Tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak ada angin, tidak hujan, tidak berbintang
2.Kadang Lailatul Qadar disertai hujan
3.Pagi hari : matahari putihm tidak silau, terang, lembut
Waktu Lailatul Qadar
1.Pada malam-malam 10 terakhir di bulan Ramadhan
2.Pada malam-malam ganjil, dari tahun ke tahun pindah-pindah dari malam ganjil satu ke malam ganjil berikutnya.
Hikmah dirahasiakannya waktu Lailatul Qadar : agar amal ibadah kita semakin banyak
Cara menggapai Lailatul Qadar : Hidupkanlah 10 malam terakhir dengan amalan-amalan sebagai berikut :
a.Shalat malam
b.Memperbanyak doa di waktu malam
c.Memperbanyak sedekah
d.Memberi buka puasa
e.I’tikaf
f.Umroh bagi yang mampu
g.Memperbanyak doa dan dzikir

“Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau menyukai pemaafan karena itu terimalah maafku.”
Semoga kita diberi kesempatan untuk mendapatkan kenikmatan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin…

Jakarta, 30 Agustus 2010 (20 Ramadhan 1431 H)
Aisya Avicenna

Friday, August 27, 2010

Al Qur’an : Cahaya Penerang Kehidupan

Friday, August 27, 2010 0 Comments

Janganlah terlena dengan nikmat dunia
Karena kau kan merugi

Jangan terpedaya bujuk rayuan setan

Hingga terjerumus dalam kenistaan

Jadikan Al Qur’an sebagai pedoman

Petunjuk jalan setiap insan

Agar kita tiada terlena dengan dunia yang fana

Al Qur’an cahaya penerang kehidupan

Petunjuk bagi seluruh insan tuk hidup di dunia
Mari kita amalkan

Jadikan hamba beriman
(Al Qur’an Cahaya Hidupku_Heru Herdiana)
***
Inspirasi 17 Ramadhan [Part 1]
Alhamdulillah, berhasil khatam Al-Qur’an tepat pada hari ke-15 Ramadhan. Semoga target untuk bisa khatam 2x di bulan Ramadhan tahun ini dapat tercapai. Aamiin... Memang, secara kuantitas sengaja targetnya dibuat sama seperti tahun lalu, tapi ada sesuatu yang “dibedakan” di tahun ini sebagai ikhtiar untuk meningkatkan kualitas agar lebih baik dari tahun lalu. SEMANGAT! Tentunya nuansa tilawah di Ramadhan tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu. Masih teringat, Ramadhan tahun lalu alhamdulillah sudah “free” dari kuliah. Hanya tinggal persiapan wisuda. Sehingga tahun lalu memang punya banyak waktu untuk tilawah. Sedangkan pada Ramadhan tahun ini, sudah disibukkan dengan rutinitas kantor dengan tugas kerja yang bisa dibilang “tiada habisnya”. Memang harus ada siasat tersendiri untuk memanfaatkan setiap waktu yang ada agar target tilawah sehari 2 juz bisa istiqomah tercapai. Semoga Allah senantiasa memberi kemudahan.. aamiin..
Hari semakin berlalu, tak terasa hari ini (Jumat, 27 Agustus 2010) sudah memasuki hari ke-17 Ramadhan 1431 H. Menjadi momentum perenungan dan muhasabah, hari-hari di bulan Ramadhan yang sudah terlewat apakah sudah diisi dengan optimal? Akankah kita merasa cukup puas dengan yang sudah kita lakukan di Ramadhan tahun ini, sedang kita tidak bisa menjamin bisa bertemu lagi dengan Ramadhan tahun depan??? Astaghfirullah... Semoga kita segera bangkit dan berbenah kembali untuk memperbaiki Ramadhan kita, mumpung masih diberi waktu dan kesempatan.
Alhamdulillah, ada kejadian istimewa yang baru saja terjadi. Pagi ini terbangun jam 12 malam. Setelah sholat malam, tiba-tiba... “CLING”. HP-ku berbunyi. Ternyata ada pesan yang masuk di YM. Hehe, tadi lupa logout YM di HP, jadi online terus. Pesan dari seorang teman. Pertamanya menanyakan, “Belum tidur tik?”. Aku jawab, “Malah baru bangun.” Dia bertanya, “Mau ngaji sampai pagi?”. Akupun mengiyakan. Dia berkata, “Aku blm bs ngaji”. “Ya belajar dunk!”. Alhamdulillah, akhirnya temanku itu mau belajar ngaji pada seorang temanku yang lain, karena kebetulan mereka sangat memungkinkan untuk dikoneksikan. Menurutku, kejadian ini juga merupakan hadiah terindah dari Allah SWT untuk Ramadhanku tahun ini, bisa menjadi “benang merah” untuk merealisasikan maksud baik sahabatku itu. Di malam Nuzulul Qur’an ini, petunjuk-Nya datang pada seorang sahabatku. Terharu dan sangat bersyukur... Ya Allah... terima kasih...
Nuzulul Qur’an menjadi pengingatan juga buat saya bahwa Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca dan menulis. Malam 17 Ramadhan merupakan event yang diperingati umat Muslim sebagai malam diturunkannya Al Qur’an. Wahyu pertama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril adalah Perintah Membaca. “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu-lah Yang Maha Mulia. Yang Mengajari (manusia) dengan pena. Dia Mengajarkan Manusia apa yang tidak diketahuinya (QS. Al ‘Alaq: 1-5). Ada dua kata yang menjadi sorotan, yaitu Baca dan Pena.
Memang, setiap orang memiliki kemampuan menulis, dengan tingkat kemampuan yang berbeda-beda. Begitu juga dengan kemampuannya membaca. Tapi, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menuangkan tulisan dan melakukan aktifitas membaca, mungkin juga karena keterbatasan yang dimilikinya, termasuk keterbatasan media yang digunakannya.
Menulis dan membaca memang dua aktivitas yang tidak terpisahkan. Alhamdulillah, aku sangat menyukai kedua aktivitas ini. Salah satu media yang biasa aku gunakan untuk menulis atau mencari referensi tulisan (membaca) adalah blog. Menjadi blogger identik dengan menjadi penulis, ini sesuatu yang sangat layak untuk disyukuri. Karena hanya dengan demikian kita bisa merasakan betapa nikmat Allah begitu besar yang telah diberikan-Nya kepada kita, nikmat berupa kemampuan untuk membaca dan menulis sebagai gerbang ilmu pengetahuan. Hidup BLOGGER!!!
***
Inspirasi 17 Ramadhan [Part 2]
Sudah kita pahami bersama bahwa Al-Qur’an pertama kali diturunkan di bulan Ramadhan. Baik diturunkan secara keseluruhan, maupun ayat yang pertama kali diturunkan kepada Rasulullah SAW di Gua Hira, itu terjadi di bulan Ramadhan. Oleh karenanya, sangat tepat jika bulan Ramadhan ini disebut sebagai bulan Al-Qur’an.
Allah SWT berfirman: “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil)…” (QS. Al-Baqarah [2] : 185)
Dalam bulan Ramadhan yang mulia ini, hendaknya kita perbanyak interaksi kita dengan Al-Qur’an. Bentuk interaksinya antara lain :
1. Meyakini kebenaran Al-Qur’an
Kita harus yakin/beriman bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Keyakinan terhadap Al-Qur’an sebagai salah satu kitab Allah adalah merupakan salah satu rukun iman, yaitu beriman kepada kitab-kitab Allah, diantaranya Al-Qur’an.
Al-Qur’an merupakan petunjuk/pedoman yang diberikan Allah terutama kepada manusia sebagai cara hidup agar selamat di dunia maupun akhirat.
2. Membaca, menghapal, dan mendengarkan Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an sangat banyak keutamaannya. Kita simak salah satu firman Allah SWT, “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Faathir : 29-30)
Marilah kita senantiasa berusaha untuk menghafalkan Al-Qur’an sekuatnya, semampunya, disertai dengan usaha yang sungguh-sungguh. Jangan sampai kita tidak memiliki hafalan Al-Qur’an sama sekali. Rasulullah bersabda,“Orang yang tidak mempunyai hafalan Al-Qur’an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh.” (HR Tirmidzi)
Demikian pula mendengarkan Al-Qur’an juga merupakan ibadah. Sebagaimana Rasulullah SAW juga pernah meminta Ibnu Mas’ud untuk membacakan beberapa ayat Al-Qur’an kepada beliau.
3. Memahami kandungan Al-Qur’an
Sebagai aturan/pedoman hidup, Al-Qur’an perlu dipahami kandungannya dengan baik. Kita perlu memahami, agar Al-Qur’an dapat direalisasikan, sebagai cara hidup yang kita tempuh.
4. Mengikuti, mengamalkan dan berdakwah
Sudah selayaknya, kita mengikuti dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca, dihafal, diperdengarkan, tetapi jauh lebih penting dari itu, Al-Qur’an harus diikuti dan diamalkan. Allah SWT berfirman, “Dan Al-Qur’an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.” (QS. Al-An’am: 155)
Bentuk interaksi lainnya adalah berda’wah dengan Al-Quran. Allah SWT berfirman,“…agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.” (QS. Al-Furqan: 1javascript:void(0))
Itulah 4 cara kita dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Apalagi dalam bulan Ramadhan yang disebut sebagai bulan Al-Qur’an, interaksi kita dengan Al-Qur’an harus ditingkatkan.
***
Saat membaca, bacalah dengan menyebut nama Allah. ..
Saat menulis, tulislah dengan tetap mengingat akan kebesaran Allah…
Jakarta, 17 Ramadhan 1431 H _ 03:03
[Habis menatap langit dari beranda kos lantai 2, berharap dapat melihat bulan, bintang, dan Mars eh... malah lihat kucing sedang sisiran (menjilati bulunya) di atas genteng.. Hehe... lucunya... ^^v]
Aisya Avicenna