Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh... Selamat Datang di Ruang Karya Keisya Avicenna... ^___^ Terima kasih atas kunjungannya... Semoga bermanfaat!

Jejak-Jejak Karya

Jejak-Jejak Karya

Langganan Tulisan dari Blog ini yuk!

My Blue Bird

http://www.bluebirdgroup.com/taxi-mobile-reservation

Waktu adalah Pedang


Home » » JURUS SAKTI LOLOS TES CPNS 2010

JURUS SAKTI LOLOS TES CPNS 2010

JURUS SAKTI LOLOS TES CPNS 2010
by Tuswadi Banjarnegara on Saturday, November 13, 2010 at 8:21pm

Oleh TUSWADI*)



Musim penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan daerah (CPNSD) tahun ini kembali memberikan secercah harapan bagi ratusan bahkan ribuan tenaga tidak tetap, honorer, kontrak, atau bantu baik di lingkungan departemen pendidikan maupun instansi pemerintah lainnya.



Kesempatan untuk menjadi CPNS guru sepertinya jauh lebih besar dibandingkan dengan formasi jenis lainnya karena hampir di setiap kabupaten/kota tenaga gurulah yang paling banyak dibutuhkan.



Momen ini selayaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh guru maupun tenaga profesi lainnya yang ingin segera diangkat sebagai CPNS melalui jalur tes, karena persaingan akan makin ketat mengingat bukan hanya dengan rekan seprofesi mereka harus berkompetisi, melainkan juga dengan peserta umum yang nota bene lulusan baru perguruan tinggi negeri yang masih muda usia dan segar otaknya.



Sedikitnya ada enam kiat sukses menjadi CPNS. Pertama, tanamkan niat yang lurus dan tulus. Kedua, berusahalah pada jalan atau cara yang benar. Ketiga, kerjakan tugas atau pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Keempat, terus berdoa. Kelima, banyak membantu sesama dan keenam, berlaku telitilah.



Niat lurus dan tulus untuk mengabdikan jiwa dan raga demi kemajuan bangsa akan mempengaruhi jiwa seseorang untuk menjadi pegawai negeri sipil yang bertanggung jawab, profesional dan memiliki komitmen. Menjadi PNS bukanlah main-main; tugas dan tanggung jawabnya cukup berat dan besar, sementara tingkat kesejahteraannya (materi) tidaklah semanis mereka yang berprofesi sebagai pegawai bank, direktur, atau pengusaha.



Karena menjadi PNS adalah pekerjaan yang mulia, maka cara mendapatkannya pun wajib beradab atau sesuai dengan norma etika dan agama. Lupakan yang namanya jalan pintas meraih sukses dengan cara main suap, kolusi, nepotisme, atau pergi ke “orang pintar”. Kita adalah manusia unggul, sosok suri tauladan bagi anak didik dan masyarakat sekitar. Tidak pantas bagi kita untuk bermain kotor di dunia profesi yang begitu agung di mata Tuhan. Hanya ada satu cara terbaik yakni dengan belajar dan belajar, mempersiapkan diri secara cerdas untuk mampu mengerjakan soal ujian CPNS dan lolos seleksi. Mulai detik ini juga, bangkit, beli, kumpulkan buku dan bahan belajar lainnya, baca dan baca, dengan jiwa penuh optimisme.



Adakalanya karena seringnya mengalami kegagalan, kita menjadi malas atau enggan dalam bertugas sehingga di tempat kerja kita tampil dan kerja seadanya bahkan cenderung membosankan. Sekarang saatnya kita ubah kebiasaan jelek dan beralih menjadi sosok yang selalu mempersembahkan hanya yang terbaik bagi orang-orang yang kita layani. Kita harus yakin bahwa buah manis dari perbuatan baik berupa kesuksesan cepat atau lambat akan kita nikmati.



Mengimbangi segala usaha keras, belajar siang dan malam untuk meraih keberhasilan, kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya dengan kuasa dan ridha-Nyalah segala cita dan asa terkabulkan.



Tidak kalah penting, sebagai makhluk sosial, kita seyogyanya selalu peduli terhadap sesama. Kapan pun, di mana pun tangan kita selalu terbuka untuk memberi, niscaya berbagai kemudahan dan keberkahan akan bersama kita sebagai karunia terbaik dari Tuhan Yang Maha Pengasih. Namun demikian, bekerjasama selama ujian CPNS tentu saja tidak termasuk dalam konteks ini. Selama tes kita wajib fair, di mana mata dan tangan kita hanya akan tertuju pada kertas di atas meja.



Akhirnya, berlaku telitilah sebelum dan usai ujian/tes. Berangkat ke tempat tes usahakan seawal mungkin dengan membawa perlengkapan mengerjakan ujian termasuk kartu tanda peserta. Bagi muslim, basahilah muka dengan air wudhu sebelum pergi ke tempat ujian. Berdoalah dengan khusyuk sebelum mengerjakan soal. Telitilah dalam membaca, menjawab soal dan mengisi kolom pada kertas ujian.





Sebelum meninggalkan ruang ujian, sekali lagi teliti kembali kelengkapan isian kertas ujian. Lalu, pulanglah dengan hati optimis dan tenang. Tunggulah pengumuman hasil seleksi dengan terus berbuat baik pada sesama dan tawakal kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Selamat berjuang, semoga keberhasilan di depan mata. Amin

0 komentar:

Pencarian

Popular Posts

Arsip Blog